TITIKTEMU – Era baru demokrasi desa di Karawang resmi dimulai. Sebanyak sembilan kepala desa (kades) hasil Pilkades serentak digital 2025 resmi dilantik oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, Senin 16 Maret 2026 pagi.
Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Husni Hamid, Kompleks Pemkab Karawang, dengan suasana khidmat. Satu per satu para kades terpilih mengucapkan sumpah jabatan, menandai dimulainya masa kepemimpinan mereka untuk periode 2026–2034.
Pelantikan ini bukan sekadar agenda administratif. Momen tersebut sekaligus menegaskan langkah berani Karawang dalam memodernisasi sistem demokrasi di tingkat desa.
Pasalnya, Pilkades yang digelar 28 Desember 2025 lalu dilakukan sepenuhnya berbasis elektronik—sesuatu yang diklaim sebagai yang pertama di Indonesia.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan, penerapan sistem digital dalam Pilkades menjadi tonggak penting perubahan tata kelola demokrasi desa.
“Pelaksanaan Pilkades 2025 dilakukan berbasis elektronik. Ini merupakan langkah maju dalam modernisasi sistem demokrasi di desa,” ujar Aep dalam sambutannya.
Menurutnya, penggunaan teknologi bukan sekadar mengikuti tren, melainkan upaya menghadirkan proses demokrasi yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.
Pilkades digital di Karawang sendiri merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 143/PMD.01/DPMDesa tentang fasilitasi pelaksanaan Pilkades serentak berbasis elektronik.
Meski menggunakan teknologi baru, Aep menegaskan esensi demokrasi tetap terjaga. “Yang paling penting adalah prosesnya berjalan jujur, damai, dan kondusif. Para kepala desa terpilih adalah representasi pilihan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para kades yang baru dilantik untuk menjaga amanah warga, terutama dalam pengelolaan anggaran desa.
“Selamat bertugas. Jaga amanah masyarakat dengan baik dan jalankan pemerintahan desa secara transparan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Karawang, M. Syaefullah, menjelaskan Pilkades digital tersebut digelar di sembilan desa yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Kesembilan desa itu yakni: Desa Jatisari (Kecamatan Jatisari), Desa Sarimulya dan Cikampek Utara (Kecamatan Kotabaru), Desa Wanakerta (Telukjambe Barat), Desa Tanjungmekar (Pakisjaya), Desa Balongsari (Rawamerta), Desa Payungsari (Pedes), Desa Cikampek Selatan (Cikampek), dan Desa Cadaskertajaya (Telagasari).
Menurut Syaefullah, seluruh tahapan Pilkades berlangsung tertib berkat dukungan banyak pihak, mulai dari panitia, aparat keamanan, pemerintah kecamatan, hingga masyarakat.
“Kami memastikan penyelenggaraan Pilkades Serentak 2025 berjalan lancar, aman, dan kondusif berkat dukungan semua pihak serta partisipasi masyarakat,” ujarnya.
Adapun sembilan kepala desa yang dilantik yaitu:
● Amas Subhan – Desa Payungsari
● Amah Maryamah – Desa Wanakerta
● Jumadi – Desa Sarimulya
● Casmita – Desa Jatisari
● Umar – Desa Cikampek Utara
● Edi Suparjono – Desa Cikampek Selatan
● Helen Aini Syifa – Desa Tanjungmekar
● Nurki – Desa Cadaskertajaya
● Wadma – Desa Balongsari
Selama delapan tahun ke depan, para kades tersebut akan menjadi garda terdepan pelayanan publik di desa—mulai dari urusan administrasi, bantuan sosial, hingga pembangunan infrastruktur.
Karena itu, Syaefullah berharap para pemimpin desa yang baru tidak menunggu lama untuk mulai bekerja.
“Selamat kepada para kepala desa yang telah dilantik. Kami berharap mereka dapat menjalankan tugas dengan baik, membangun desa, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.***





