TITIKTEMU – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi memberangkatkan program mudik gratis tahun 2026 dengan berbagai persiapan matang pada Selasa (17/3). Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, memastikan seluruh aspek pendukung perjalanan pemudik telah dipersiapkan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Aep menyampaikan bahwa kondisi infrastruktur jalan di wilayah Karawang telah diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Ia menegaskan bahwa jalur yang akan dilalui pemudik dipastikan dalam kondisi layak.
“Seluruh jalur yang akan dilalui oleh para pemudik, khususnya di wilayah Kabupaten Karawang, kami pastikan sudah terselesaikan oleh Dinas PUPR,” ujarnya.
Selain infrastruktur jalan, pemerintah daerah juga memastikan penerangan jalan umum dalam kondisi optimal. Dinas Perhubungan telah ditugaskan untuk meningkatkan kualitas lampu penerangan di sepanjang jalur mudik.
Aep mengakui masih terdapat kendala pada beberapa ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Namun demikian, ia memastikan bahwa sebagian besar jalur di Karawang sudah memiliki penerangan yang memadai.
“Untuk wilayah Kabupaten Karawang, insyaallah penerangan jalan sudah mencapai sekitar 95 persen,” katanya.
Dalam mendukung kelancaran arus mudik, Pemkab Karawang juga mendirikan sejumlah posko layanan yang bekerja sama dengan kepolisian dan berbagai pihak. Posko tersebut dilengkapi tenaga kesehatan dari puskesmas yang bertugas secara bergiliran.
Menurut Aep, keberadaan tenaga kesehatan di setiap posko sangat penting untuk memberikan layanan cepat bagi pemudik yang membutuhkan bantuan medis selama perjalanan.
“Seluruh puskesmas kami minta untuk menyiapkan tenaga kesehatan yang berjaga secara bergantian di posko,” jelasnya.
Ia juga mengimbau para pemudik yang melintasi Karawang agar tetap menjaga kondisi fisik selama perjalanan. Jika merasa lelah, pemudik diminta untuk beristirahat di titik-titik yang telah disediakan.
“Kalau merasa lelah atau letih, silakan berhenti. Di beberapa titik sudah tersedia tempat istirahat,” ucapnya.
Sejumlah komunitas turut berpartisipasi dalam menyediakan posko mudik, seperti Pramuka, Taruna Siaga Bencana (Tagana), hingga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karawang. Kolaborasi ini dinilai menjadi kekuatan dalam memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat.
Program mudik gratis tahun ini menyediakan 23 armada bus yang mengangkut sekitar 1.930 peserta. Seluruh kendaraan telah melalui pemeriksaan kelayakan guna memastikan keselamatan selama perjalanan.
“Armada sudah kami pastikan dalam kondisi baik, bahkan kami lakukan pengecekan ulang untuk memastikan keamanan,” kata Aep.
Adapun tujuan mudik mencakup berbagai daerah di Pulau Jawa, seperti Surabaya, Solo, Yogyakarta, Semarang, hingga Purwokerto, serta beberapa wilayah di Jawa Barat seperti Garut, Kuningan, Cirebon, dan Indramayu.
Aep mengungkapkan bahwa rute Surabaya menjadi tambahan baru pada tahun ini, seiring tingginya permintaan masyarakat terhadap tujuan tersebut.
“Tahun lalu belum ada rute Surabaya, sekarang alhamdulillah sudah tersedia,” ujarnya.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari cepatnya kuota pendaftaran yang habis dalam waktu singkat. Untuk pemerataan, pemerintah membatasi jumlah peserta maksimal lima orang dalam satu pendaftaran.
“Dalam waktu dua jam saja kuota langsung habis. Maka kami batasi maksimal lima orang per pendaftar agar lebih merata,” jelasnya.
Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat tidak lagi menggunakan sepeda motor untuk mudik jarak jauh karena berisiko tinggi terhadap kecelakaan dan kelelahan.
Selain itu, Aep juga memastikan bahwa para sopir telah menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk tes urine, untuk menjamin keselamatan perjalanan.
“Alhamdulillah sopir dan kendaraan semuanya dalam kondisi aman,” tegasnya.
Di sisi lain, Pemkab Karawang memutuskan tidak menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara selama periode mudik. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
“Karawang ini jalur lintasan dan pelayanan publik tetap harus berjalan, jadi kami tetap bekerja sampai hari Selasa,” pungkas Aep.***





