JIEP Salah Pilih Wakil, Banyak Pendukungnya Pindah ke Acep-Gina

TITIKTEMU – Diakui ataupun tidak, banyak simpatisan dan pendukung Aep – Maslani yang berpindah ke Acep – Gina adalah karena alasan H. Aep Syaepuloh yang dinilai salah memilih calon wakilnya H. Maslani.

Bukan hanya di kalangan pendukung dan simpatisan, termasuk di kalangan ASN, kekuatan politik calon petahana di Pilkada Karawang 2024 ini mulai diragukan, saat memilih calon wakilnya Maslani.

Alasannya sederhana, pertama karena H. Maslani dinilai sebagai newcomer atau pendatang baru di dunia politik yang belum dikenal banyak orang. Kemudian, Maslani juga dinilai belum cakap dalam narasi politik saat berada di kerumunan masyarakat.

Termasuk dikait-kaitan dengan pencalegan H. Masalani pada Pileg 2024 dari Partai NasDem yang gagal melenggang ke Senayan.

Kedua, meski sebagai calon petahana yang katanya memiliki popularitas tinggi, namun lawan Aep – Maslani yaitu Acep – Gina bukanlah lawan politik kaleng-kaleng.

Selain banyak dikenal di kalangan tokoh agama, seniman dan budayawan, sosok Acep dikenal masyarakat sebagai birokrat yang sudah meniti karirnya dari bawah, hingga terkahir menjabat sebagai Sekda Karawang.

Selain itu ditambah kekuatan politik Gina Fadlia Swara, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat 2 periode yang sudah tentu memiliki basis massa yang sudah mengakar di masyarakat.

Alasan ketiga, sebagai calon petahana, saat ini JIEP juga sedang bertarung dengan 3 mantan Bupati Karawang yang secara kebetulan berada dikubu Acep – Gina, yaitu H. Ade Swara, Dadang S Muchtar dan Cellica Nurrachadiana.

Namun demikian, publik sudah mulai membaca, apa yang dilakukan JIEP hari ini tidak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan Cellica pada Pilkada Karawang 2020 lalu. Yaitu dimana hasil survei popularitas personal branding calon petahana di atas 75%.

Sehingga dengan siapapun JIEP berpasangan, maka kemenangan Pilkada Karawang 2024 tetap akan berpihak kepada JIEP.

Namun pertanyaanya, apakah JIEP mampu mempertahankan popularitas personal branding tersebut hingga hari pencoblosan pada 27 November 2024?.

Terlebih katanya, survei popularitas personal branding JIEP dilakukan sebelum Acep dan Gina berpasangan.

Di kalangan pemilih pragmatis, tentu pasangan Aep – Maslani ini lebih diunggulkan. Karena sejak awal JIEP sudah digadang-gadang sebagai calon petahana yang memiliki LHKPN diangka 400 miliar. Sementara wakilnya Maslani dikenal sebagai pengusaha properti yang sukses.

Sementara di kalangan pemilih idealis, Acep – Gina lebih diunggulkan. Mengusung visi sebagai calon pemimpin yang bakal banyak membawa perubahan, Acep – Gina dinilai merupakan calon pemimpin yang pas untuk mewakili aspirasi suara laki-laki dan perempuan.

Namun demikian begitulah pilkada, terkadang perhitungan matematika politik dan hasil survei tidak sesuai dengan ekspektasi para kandidat.

Siapa yang akan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Karawang 2024 – 2029, head to head pilkada, maka suara mayoritas rakyat yang akan menentukan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.