TITIKTEMU – Sejumlah tokoh besar hadir di kegiatan kampanye akbar Paslon 01 Acep-Gina, di Lapangan Al Azhar Galuh Mas Karawang, Minggu (17/11/2024).
Sebut saja diantaranya seperti Cagub Jabar Nomor 4 Kang Dedi Mulyadi, Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Putih Sari, Obon Tabroni dan Wardatul Asriah, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Puteri Komarudin, hingga beberapa Anggota DPRD Provinsi Jabar dan Anggota DPRD Karawang pendukung Acep-Gina juga ikut hadir.
Kemudian hadir dua mantan Bupati Karawang Dadang S Muchtar dan H. Ade Swara, serta mantan Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari. Sementara mantan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana terkonfirmasi tidak bisa hadir, karena alasan bentrok dengan jadwal kampanye Acep-Gina di salah satu kecamatan.
Namun demikian, Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani terlihat hadir mewakili Prabowo Subianto untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat Karawang. Termasuk hadir juga Sekjen DPD Partai Golkar Jabar MQ Iswara.
Sementara di lokasi terpantau antusiasme ribuan massa kampanye Acep-Gina. Terlebih saat dihibur oleh Kang Sule dan Anton Abok.
Dalam orasi politiknya, Ahmad Muzani menyampaikan permohonan maaf atas ketidak kehadiran Prabowo Subianto yang masih berada di luar negeri dalam menjalankan tugas kenegaraan sebagai Presiden RI.
Namun Muzani menyampaikan janji sinergitas pembangunan nasional dengan Jawa Barat dan Karawang, apabila Dedi Mulyadi terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat, dan Acep-Gina terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Karawang.
“Pak Prabowo menyampaikan permohonan maaf tidak bisa hadir, karena pada hari ini sedang ada tugas di luar negeri. Pak Prabowo berdo’a dan berharap, mudah-mudahan Bapak Aing (Kang Dedi) jadi Gubernur paslon nomor urut 4, dan Acep-Gina jadi Bupati Karawang,” tutur Ahmad Muzani.
Dalam dalam orasinya, Ketua Tim Pemenangan Acep-Gina, H. Jenal Aripin kembali menegaskan mengapa masyarakat harus mencoblos Acep-Gina di 27 November. Karena selain Si Kerudung Merah Gina Swara berpengalaman di legislatif, Acep Jamhuri juga merupakan pituin (asli) Karawang yang sarat pengalaman 34 tahun di eksekutif.
“Acep pituin atau asli Karawang, bukan mukimin atau musafirin. Tanya sana sama ahli fiqih, musafir mah jangan mendahului ingin jadi imam, cukup jadi makmun. Jadi ingat 27 November coblos Acep-Gina,” tandas mantan Ketua PCNU Karawang tersebut.***






