TITIKTEMU – Hasil quick count sementara Pilkada Karawang 2024 memicu perdebatan panas. Dengan perolehan suara pasangan Aep-Maslani (nomor urut 2) mencapai 54,67 persen dan pasangan Acep-Gina (nomor urut 1) di angka 45,33 persen, tensi politik semakin terasa. Namun, calon Bupati nomor urut 1, Acep Jamhuri, justru menyerukan ketenangan kepada timnya.
“Kita harus tetap tenang dan fokus memantau perhitungan suara. Hasil quick count yang beredar saat ini adalah milik PKS, sementara kami masih melakukan perhitungan sendiri untuk menyamakan hasilnya dengan real count,” ujar Acep di Hotel Mercure, Rabu (27/11/24).
Meski demikian, ada yang berbeda dari suasana di lokasi penghitungan suara pasangan Acep-Gina. Tidak seperti biasanya, angka-angka hasil quick count yang biasanya ditampilkan secara terbuka tidak terlihat. Hal ini menimbulkan spekulasi di tengah publik.
Salah satu anggota tim pemenangan Acep-Gina, Jimmy Ahmad Zamakhsyari mengatakan tetap optimis. Ia menyebut data sementara baru mencakup 26,84 persen suara TPS yang masuk.
“Artinya, masih ada 74 persen data suara yang belum dihitung. Kami yakin, walaupun tipis, Acep-Gina bisa memenangkan Pilkada,” tegasnya.
Menurut Jimmy, akurasi data adalah prioritas utama timnya. “Kami bekerja berbasis data, bukan sampel. Jadi, hasil akhir nanti akan menjadi acuan kami untuk menentukan langkah selanjutnya,” tambahnya.
Jimmy menambahkan, seluruh tim dan pendukung diminta tidak mudah terprovokasi oleh informasi palsu. “Jangan termakan propaganda atau hoaks dari pihak manapun. Kita fokus pada data kita,” katanya.
Dengan hasil yang masih dinamis dan proses penghitungan suara yang berjalan, pertarungan Pilkada Karawang 2024 belum selesai. Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang? Masyarakat Karawang hanya bisa menunggu hasil akhir yang akan menentukan nasib daerah ini untuk lima tahun ke depan.***







