Visi Besar Rafiudin jika Jadi Nahkoda Baru KADIN Karawang

TITIKTEMU — Momentum pemilihan ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Karawang makin memanas. Jelang Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan pada 15 April 2026, satu nama mulai mencuri perhatian: pengusaha travel haji dan umrah, Rafiudin Firdaus.

Figur yang dikenal sebagai bos Sanema Tour & Travel ini digadang-gadang bakal meramaikan bursa calon ketua, sekaligus membawa warna baru dalam arah kebijakan dunia usaha di Karawang.

Dalam forum sosialisasi dan konsolidasi bersama sejumlah asosiasi bisnis di Swiss-Belinn Karawang, Jumat (27/3/2026), Rafiudin memaparkan visi besarnya: menjaga stabilitas iklim industri dan perdagangan di salah satu kawasan industri terbesar di Jawa Barat.

“Karawang ini punya potensi besar sebagai kota industri. Kuncinya ada di stabilitas—baik perdagangan maupun investasi,” ujarnya.

Fokus: Stabilitas dan Solusi di Tengah Tekanan Global

Rafiudin menilai, tantangan dunia usaha saat ini tidak bisa dilepaskan dari dinamika global. Gejolak geopolitik, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah, dinilai ikut memberi tekanan pada berbagai sektor ekonomi, termasuk di level daerah.

Namun begitu, ia menekankan pentingnya mindset optimistis di kalangan pelaku usaha.

“Di tengah tekanan ekonomi global, kita harus tetap fokus cari solusi. Bukan hanya bertahan, tapi juga bangkit,” tegasnya.

Dukungan Asosiasi Mulai Menguat

Forum tersebut juga dihadiri berbagai elemen komunitas bisnis, mulai dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Himpunan Pengusaha Nahdliyin, hingga Asosiasi Pengusaha Kecil dan Menengah.

Kehadiran mereka dinilai sebagai sinyal awal menguatnya dukungan terhadap figur-figur baru yang dinilai mampu membawa pendekatan lebih adaptif dan solutif dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Perebutan Kursi Strategis

Muscab Kadin Karawang kali ini bukan sekadar agenda rutin organisasi. Lebih dari itu, forum ini menjadi titik krusial dalam menentukan arah kebijakan dunia usaha di wilayah yang menjadi magnet investasi nasional tersebut.

Dengan profil pengusaha dan jaringan bisnis yang dimiliki, Rafiudin berpotensi menjadi salah satu kandidat kuat, terutama jika mampu mengonsolidasikan dukungan lintas asosiasi.

Kini, bola panas ada di tangan para pemilik suara. Apakah Karawang siap dipimpin wajah baru dengan pendekatan bisnis yang lebih progresif? Waktu akan menjawab.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.