TITIKTEMU – Pemerintah daerah, khususnya di Karawang, diimbau untuk tidak bersikap alergi terhadap investasi. Sikap proaktif dan terbuka dalam menyambut investor dinilai dapat mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua I DPC PKB Karawang, Aab Abdurahman, Selasa 21 Januari 2025. Kata dia, dalam investasi selalu ada azas saling menguntungkan.
“Banyak daerah yang masih ragu atau bahkan menolak investasi akibat kekhawatiran akan dampak sosial dan lingkungan. Padahal, dengan regulasi yang tepat dan pengawasan ketat, investasi bisa memberikan dampak positif yang besar. Pemerintah daerah harus mulai mengubah mindset dan melihat investasi sebagai peluang, bukan ancaman,” ujar Aab Abdurahman.
Ia memaparkan, ada beberapa hambatan utama yang membuat pemerintah daerah terlihat enggan menerima investasi, seperti:
1. Birokrasi Berbelit: Proses perizinan yang rumit sering kali membuat investor enggan masuk ke daerah.
2. Kurangnya Infrastruktur: Minimnya fasilitas penunjang, seperti jalan, listrik, dan air bersih, menjadi tantangan bagi investor.
3. Ketidaksesuaian Regulasi: Terkadang, aturan di tingkat daerah bertentangan dengan kebijakan pemerintah pusat, sehingga menciptakan ketidakpastian hukum bagi investor.
“Semua kendala ini sebenarnya bisa diatasi jika ada kemauan dan komitmen kuat dari pemerintah daerah,” ucap Aab Abdurahman.
Manfaat Investasi bagi Daerah
Aab Abdurahman menjelaskan, investasi dapat memberikan dampak positif. “Seperti, pertama, pertumbuhan ekonomi. Dimana investasi mendorong peningkatan produktivitas dan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Aab Abdurahman.
Kedua, lanjut dia, penciptaan lapangan kerja. “Seperti industri yang masuk ke daerah mampu menyerap tenaga kerja lokal,” utas Aab Abdurahman.
Ketiga, tambah dia, pengembangan infrastruktur. “Banyak investor yang berkontribusi pada pembangunan fasilitas umum, seperti jalan dan jembatan,” kata Aab Abdurahman.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD untuk membangun daerah. Investasi adalah solusi untuk mempercepat pembangunan yang berkelanjutan,” lanjutnya.
Aab Abdurahman menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Ajak Masyarakat Terlibat
Selain pemerintah, kata Aab Abdurahman, masyarakat juga diajak untuk mendukung investasi yang masuk ke daerah mereka. Dia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, investor, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan investasi.
“Dengan komunikasi yang transparan, masyarakat bisa dilibatkan dalam setiap proses, sehingga mereka juga merasakan manfaat dari investasi yang ada,” pungkas Aab Abdurahman. ***





