TITIKTEMU – Ribuan massa warga Desa Sukaluyu Kecamatan Telukjambe Timur dan Aliansi Ormas-LSM melakukan aksi demonstrasi di PT. Hagihara Wetsjava Industries, di Kawasan KIIC Kabupaten Karawang, Selasa (6/8/2024).
Kedatangan mereka menuntut agar perusahaan memutuskan kerja sama pengelolaan limbah ekonomis dengan PT. Harapan Baru Sejahtera Plastik (PT. HBSP).
Mereka menuntut agar pengelolaan limbah ekonomis PT. Hagihara Westjava kembali dikerjasamakan dengan BUMDes Sukaluyu.
Dijaga ketat aparat kepolisian, aksi unjuk rasa ini sempat memanas saat massa aksi memaksa merangsek masuk ke dalam perusahaan.
Sekitar pukul 11.00 WIB, perwakilan dari aksi massa dipersilahkan masuk untuk melakukan mediasi. Namun hasilnya buntu, tak sesuai dengan tuntutan massa aksi.
“Tadi saya di dalam tidak diajak ngobrol apapun hanya diam-diam saja. Akhirnya saya keluar lagi. Mending panas-panasan lagi sama temen-temen di sini,” tutur Hamid D Samairja, SH. MH, pengacara BUMDes Sukaluyu.
Disampaikan Hamid, aksi demonstrasi ini akan terus berkelanjutan, ketika pihak manajemen perusahaan tidak mengabulkan tuntutan massa aksi.
Seminggu lalu, sambung Hamid, sebetulnya manajemen perusahaan menjanjikan akan mengevaluasi pengelolaan limbah ekonomis ini. Mereka akan melakukan survei kelayakan pengelolaan limbah ekonomis oleh BUMDes Sukaluyu.
Tetapi ternyata hal itu hanya sekedar PHP (Pemberi Harapan Palsu, red). Hingga akhirnya aksi demonstrasi ini dilakukan.
“Saat ini kami akan terus melanjutkan aksi hingga tuntutan kami ada kejelasan. Kabarnya Direktur perusahaan sedang dalam perjalanan untuk menemui kami,” tandasnya.***




