Kiyai Uyan : “Saya juga Banyak Ancaman di WhatsApp…”

TITIKTEMU – Saat diundang di studio Titik Temu Podcast, KH. Ahmad Ruhiyat Hasbi (Kang Uyan) juga mengaku banyak ancaman masuk melalui pesan WhasApp (WA) dari orang tak dikenal.

Menyikapi insiden persekusi dan penyerangan kendaraan rombongan Kiyai NU Cikarang Utara di Rengasdengklok – Karawang, Kiyai Uyan mengamini jika peristiwa tersebut ada kaitannya dengan rencana kedatangan KH. Imaddudin Utsman Al Bantani ke Karawang.

“Mungkin mereka salah orang, informan mereka kurang canggih. Karena sasaran mereka sebenarnya Kiyai Imaddudin,” tutur Kiya Uyan, saat berbincang di Titik Temu Podcast.

Rencana awal, Kiyai Imaddudin memang dijadwalkan hadir di Karawang untuk menghadiri kegiatan Deklarasi Pengurus Daerah Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) dan Laskar Sabilillah Karawang, di Kompleks Pemakaman Syech Quro, Desa Pulobata Kecamatan Lemahabang Wadas, pada Minggu (11/8/2024) malam.

Dalam deklarasi tersebut, Kiyai Uyan juga ditunjuk sebagai Ketua Dewan Kasepuhan PWI dan Laskar Sabilillah Kabupaten Karawang.

Sebelum kegiatan digelar, Kiyai Uyan mengaku banyak mendapatkan ancaman melalui pesan WhastApp (WA) dari nomor-nomor tidak dikenal. Kiyai Uyan mengaku lebih mengabaikan ancaman-ancaman tersebut, ketimbang membuat Laporan Polisi (LP).

“Akang abaikan saja, barangkali cuma dari budak kamari sore (anak kemarin sore). Kalau akang bikin laporan polisi, nanti disangkanya Kang Uyan cemen, lebay gitu,” tutur Kiyai Uyan.

Namun demikian atas persoalan ini, Kiyai Uyan mengaku sudah bertemu langsung dengan Kapolres Karawang untuk segera menuntaskan kasusnya.

“Kita percayakan kasus ini kepada pihak kepolisian. Saya sudah minta kepolisian untuk segera menangkap para pelaku. Maka saya minta Jamiyah NU dan Banser juga tetap menyikapi persoalan ini dengan kepala dingin, sambil kita pantau terus perkembangan penanganan kasusnya,” imbuhnya.

Kiyai Uyan juga menginformasikan jika pada Selasa (13/8/2024) sore, ia akan mendatangi Mapolres Karawang untuk mempertanyakan perkembangan penanganan kasusnya.

“Insha Allah, besok sore akang juga mau ke polres. Mudah-mudahan besok ada kabar baik mengenai penanganan kasusnya,” tutup Kiyai Pimpinan Ponpes Attarbiyah Ciwulan – Telagasari tersebut. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.