TITIKTEMU – Pada momen silaturahmi, bakal calon wakil bupati H. Maslani mencurahkan kesedihannya kepada para awak media bahwa dirinya merasa terbuang di keluarga NU Karawang. Padahal kakek buyut dan orang tuanya asli berasal dari keluarga NU.
H. Maslani mengungkapkan, pihaknya terlahir dari keluarga NU mulai dari kakek, buyut dan orangtuanya NU tulen di daerah Demak. Akan tetapi, tidak ada sama sekali orang NU Karawang yang datang ke kediamannya untuk memberikan suport.
“Saya justru bingung kok gak ada orang NU yang dateng ke rumah memberikan saya support. Padahal kakek saya, buyut saya dan orangtua saya berasal dari keluarga NU,” ungkap Maslani, pada Jumat, (13/9/2024).
Dikatakannya, jangan hanya karena gara-gara pilkada pertemanannya terputus, padahal meskipun NU Karawang dukung kubu sebelah itu jadi hal biasa yang paling terpenting pertemanan jangan sampai putus.
“Hanya karena Pilkada saya merasa dibuang oleh NU Karawang, padahal gak apa-apa meskipun NU Karawang dukung kubu sebelah yang terpenting pertemanan saya dengan ketua NU Karawang jangan sampai putus,” tegasnya.
Lanjutnya, padahal ia gak minta didukung, minimal dirinya didoakan dan diretui untuk nyalon wakil bupati. Akan tetapi, keluarga besar NU Karawang sama sekali tidak ada yang datang ke rumah.
“Saya gak minta didukung hanya minta didoakan dan direstui, tapi gak ada sama sekali yang datang ke rumah saya dari keluarga besar NU Karawang. Kalau kubu sebelah di doain kenapa saya gak di doain?. Kan saya juga NU, kalo kaya begini kan saya merasa jadi anak buangan di NU,” pungkas H. Maslani saat berurai air mata. (Aip)







