TITIKTEMU – Berdasarkan Surat Nomor : 2039/DP/X/2024 tertanggal 11 Oktober 2024, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia kembali mempercayakan kepemimpinan Kadin Karawang kepada Fadludin Damanhuri.
Surat ini disampaikan kepada Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Cucu Sutara yang sebelumnya memberhentikan Fadludin Damanhuri dari kepemimpinan Kadin Karawang dan menunjuk Pj. Ketua Kadin Karawang, Emah Ahmad Maehi, melalui Surat Keputusan Dewan Pengurus Kadin Jawa Barat Nomor : Skep/0274/DP/X/2024.
Melalui suratnya, Kadin Indonesia yang ditandatangani Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, DR Eka Sastra menyatakan klausul :
“Bahwa merujuk pada intruksi Kadin Indonesia kepada Dewan Pengurus Kadin Provinsi Jawa barar yang telah disampaikan pada Rapat Asistensi Persiapan Muprov Kadin Provinsi Jawa Barat pada tanggal 25 September 2024 berupa larangan untuk menetapkan keputusan-keputusan strategis di luar persiapan penyelenggara Musprov, maka :
– Dewan Pengurus Kadin Provinsi Jawa Barat perlu mencabut keputusan pemberhentikan Ketua Kadin Kota Bekasi (Skep/0231/DP/IX/2024),
– Keputusan pemberhentian Ketua Kadin Kabupaten Karawang (Skep/0234/DP/IX/2024), dan
– Keputusan penjatuhan sanksi pembekuan kepengurusan Kadin Kabupaten Cirebon (Skep/0186/DP/VIII/2024), serta
– Dewan Pengurus Kadin Provinsi Jawa Barat perlu mengembalikan keadaan hukum 3 (tiga) Kadin kabupaten/kota tersebut seperti keadaan semula atau keadaan sebelum keputusan-keputusan tersebut ditetapkan.
Menanggapi Surat Kadin Indonesia ini, Fadludin Damanhuri enggan berkomentar panjang. Fadel (sapaan akrab) hanya menyampaikan, bahwa dengan Surat Kadin Indonesia tersebut, maka kepemimpinan Kadin Karawang periode 2021-2026 tetap dipegangnya.
Fadel juga menyampaikan untuk segelintir orang yang sempat membuat gaduh kepengurusan Kadin Karawang untuk melakukan ‘tabayun’. Jika tidak, maka keputusan untuk segelintir orang tersebut akan diputuskan dalam rapat pengurus lengkap.
“Kita tunggu saja segelintir orang yang kemarin membuat gaduh Kadin Karawang untuk tabayun. Apabila tidak, ya keputusannya akan dibawa ke rapat pengurus lengkap,”
“Di sana nanti akan diputuskan apakah ada sanksi atau tidak bagi segelintir orang tersebut,” singkat Fadel.***




