TITIKTEMU – Dalam upaya menjaga ekosistem pesisir dari ancaman abrasi, Satgas Citarum Harum Sektor 19 bersama PT AT Indonesia dan Kelompok Tani/Nelayan Elang Laut melaksanakan aksi penanaman 3.000 pohon mangrove pada Selasa pagi, 19 November 2024, di Pantai Tanjungpakis, Kecamatan Pakisjaya, Karawang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program keberlanjutan lingkungan yang terus digalakkan Satgas Citarum Harum.
Kolonel Inf Gunung Bintoro, Komandan Satgas Sektor 19, menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan melindungi pesisir dari kerusakan sekaligus memperkuat komitmen menjaga ekosistem pantai.
“Penanaman mangrove ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mencegah abrasi di wilayah pesisir Tanjung Pakis. Kami ingin memastikan kelestarian lingkungan pesisir tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ujar Kolonel Inf Gunung Bintoro.
Komitmen Tahunan yang Berulang
Bukan kali pertama dilakukan, aksi ini merupakan program tahunan PT AT Indonesia dalam mendukung pelestarian lingkungan.
Debi, perwakilan direksi perusahaan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk lingkungan hidup.
“Penanaman mangrove ini menjadi wujud nyata komitmen kami dalam melindungi pesisir dan berkontribusi pada pengurangan karbon. Ini sudah kali ketiga kami bekerja sama dengan Satgas Citarum Harum, dan kami akan terus melakukannya setiap tahun,” ungkap Debi.
Mangrove: Penjaga Pesisir yang Tak Tergantikan
Sebagai tanaman yang dikenal mampu melawan abrasi dan menyerap karbon, mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir. Selain itu, mangrove juga menjadi habitat bagi berbagai jenis fauna laut yang berperan dalam keseimbangan ekosistem.
“Kami berharap 3.000 bibit mangrove yang ditanam ini bisa tumbuh subur, memberikan manfaat bagi lingkungan, dan menjaga Pantai Tanjungpakis dari ancaman abrasi,” tambah Kolonel Inf Gunung Bintoro.
Aksi Kolaboratif, Masa Depan Hijau Langkah kolaboratif seperti ini menjadi bukti bahwa pelestarian lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga dunia usaha dan masyarakat.
Dengan ribuan bibit mangrove yang kini menghiasi Pantai Tanjungpakis, harapan untuk pesisir yang lestari semakin dekat menjadi kenyataan.
“Aksi nyata ini adalah pesan bahwa bersama, kita bisa menjaga alam dan membangun masa depan yang lebih hijau,” pungkas Debi. ***





