TITIKTEMU – Pemeliharaan Taman Alun-Alun Karawang senilai Rp387.037.000,00 sedang berlangsung. Proyek ini dikerjakan oleh CV Sarana Sukses dengan masa kerja 16 Juli–13 September 2025.
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang memastikan pengawasan teknis dilakukan secara ketat melalui konsultan pengawas. Kepala Bidang Pertamanan DLHK Karawang, Dede Pramiadi Asmara, mengatakan pengawasan dilakukan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan gambar teknis.
“Setiap item pekerjaan akan dicek secara detail. Jika tidak sesuai spesifikasi, kami minta diperbaiki tanpa menambah masa kerja,” ujar Dede, Senin (25/8).
Dede menjelaskan, Pekerjaan meliputi perbaikan reling tangga, tanggulan bata pengarah air hujan, lantai kamar mandi, perbaikan rumput sintetis, pemasangan kanopi di pintu masuk samping Masjid Agung, serta empat pintu akses ke arah parkir Mesjid Agung dan tiga pintu akses ke arah Disparbud Juga dilakukan penggantian instalasi listrik, perbaikan pompa dan tiang lampu, serta pengecatan ulang berbagai area taman.
Bahkan, Dede juga mengakui beberapa fasilitas seperti pagar kayu belum tercakup dalam anggaran tahun ini.
“Untuk perbaikan yang belum masuk, kami akan koordinasikan dengan Dinas PUPR. Tahun depan, pekerjaan fisik akan melibatkan PUPR, sementara vegetasi tetap kami tangani,” tambah Dede.
Selain Alun-Alun, DLHK juga mengelola sembilan taman lain, termasuk revitalisasi Taman Jembatan Teluk Jambe dan Taman Kembar Jalan Balong Gandu.



