TITIKTEMU – Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengalokasikan anggaran sebesar Rp625 juta dari APBD 2025 untuk pemeliharaan taman dan pemulihan kualitas tanah di median Jalan Interchange Tol Karawang Barat.
Kepala Bidang Pertamanan DLH Karawang, Dede Pramiadi, menjelaskan bahwa program ini difokuskan pada peningkatan kualitas media tanam agar vegetasi dapat tumbuh lebih optimal.
“Kami melakukan penggemburan tanah, pemupukan, serta penanaman sejumlah tanaman hias. Upaya ini diharapkan membuat median jalan lebih asri dan hijau,” ujar Dede, Selasa (9/9).
DLH menargetkan penanaman lebih dari 31 ribu bibit tanaman hias, di antaranya Pandan Afrika Kuning, Wera (Bunga Sepatu) Merah, Heliconia, Wera Variegata Tricolor, dan Alamanda Rambat.
Dede menjelaskan, selain penanaman bibit, program ini juga mencakup perbaikan kanstin median jalan, pengecatan median, serta pemasangan rangka tanaman rambat pada tujuh tiang PJU.
“Langkah tersebut dilakukan untuk memperindah estetika ruang terbuka hijau sekaligus mendukung penataan kawasan perkotaan. Program serupa juga telah dilakukan DLH pada 2024 di sejumlah titik, salah satunya di ruas jalan depan Pemancingan Ajo hingga U-turn dan hasilnya cukup signifikan karena kondisi tanaman kini terlihat lebih subur, rapi, dan terawat,” jelasnya
Diketahui, Proyek pemeliharaan taman ini dikerjakan oleh CV Daffana Utama Berlian dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender. Seluruh kegiatan dibiayai melalui APBD Kabupaten Karawang 2025 dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan.
“Tahun ini merupakan kelanjutan dari upaya sebelumnya. Kami akan terus melakukan pemeliharaan secara bertahap agar median jalan dan taman kota tetap terjaga. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas publik ini agar Karawang semakin indah dan nyaman,” pungkas Dede. (RR)







