Musda Golkar Karawang di Depan Mata, Siapa Rebut Kursi Panas?

TITIKTEMU – Suhu politik di tubuh Partai Golkar Karawang mulai naik. Usai gelaran Musda DPD Golkar Jawa Barat yang mengantarkan Daniel Mutaqien sebagai nahkoda baru, kini sorotan beralih ke daerah. Karawang jadi salah satu medan tempur berikutnya.

Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Karawang dipastikan digelar tahun ini. Meski begitu, jadwal pastinya masih “digantung” sambil menunggu komando dari DPD Golkar Jawa Barat.

Wakil Ketua DPD Golkar Karawang, Abdul Azis, menegaskan bahwa pelaksanaan Musda tinggal menunggu waktu.

“Musda sudah pasti tahun ini. Tapi kapan tepatnya, masih menunggu arahan dari provinsi,” ujar Azis, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, mekanisme partai sudah jelas: Musda kabupaten/kota digelar setelah Musda provinsi rampung. Saat ini, DPD Golkar Jabar tengah fokus menyusun kepengurusan baru sebelum menjadwalkan Musda di daerah.

“Biasanya dua sampai tiga bulan setelah pengurus provinsi terbentuk, baru jadwal Musda kabupaten/kota keluar,” tambahnya.

Azis Siap Maju, Tapi Masih Hitung Kekuatan

Nama Abdul Azis mulai santer disebut-sebut sebagai kandidat kuat calon Ketua DPD Golkar Karawang. Namun, ia belum mau sesumbar.

Sebagai kader sejak 2007, Azis mengaku siap jika memang mendapat penugasan dari partai. Tapi, keputusan maju atau tidak tetap harus melalui kalkulasi matang.

“Kalau memang harus maju, saya siap. Tapi tentu harus melihat peta kekuatan dan dinamika internal,” tegasnya.

Ia menekankan, pencalonan bukan sekadar ambisi, melainkan harus memenuhi syarat organisasi, mulai dari kapasitas, kapabilitas, hingga rekam jejak pengabdian.

Modal Organisasi dan Jam Terbang

Bukan pemain baru, Azis punya rekam jejak panjang di dunia organisasi. Ia pernah memimpin KNPI Karawang dan aktif sejak masa mahasiswa. Modal ini jadi salah satu amunisi jika benar-benar maju di Musda nanti.

Namun, ia sadar betul, kursi Ketua Golkar Karawang bukan jabatan sembarangan. “Memimpin partai besar itu tanggung jawabnya besar. Harus bisa merawat kader, menjaga konstituen, sekaligus menarik simpati publik,” ujarnya.

Misi: Kembalikan Kejayaan Golkar

Azis tak menutup mata terhadap kondisi Golkar Karawang saat ini. Dari yang dulu sempat meraih 14 kursi DPRD, kini tinggal 6 kursi. Targetnya jelas: bangkit.

“Ke depan, kita ingin kembalikan kejayaan Golkar. Minimal 2029 bisa tembus 9 kursi,” katanya optimistis.

Strateginya? Memperkuat komunikasi lintas lini, membangun soliditas internal, dan memperbaiki citra partai di mata masyarakat.

“Pemimpin itu harus mau introspeksi, otokritik, dan siap berkorban. Organisasi hanya bisa besar kalau dijalankan dengan benar,” pungkasnya.

Dengan dinamika yang mulai menghangat, Musda Golkar Karawang dipastikan bakal jadi ajang pertarungan sengit. Siapa yang akan jadi nakhoda baru? Kita tunggu saja.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.