TITIKTEMU — Peta kekuatan internal Partai Golkar Karawang mulai terlihat terang. Sebanyak 24 Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) resmi menyatakan dukungan penuh kepada Abdul Azis untuk menakhodai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Karawang ke depan.
Deklarasi ini digelar di Balong Center, kediaman tokoh senior Dadang S Muktar, dan langsung jadi momentum penting dalam “bursa kepemimpinan” partai berlambang beringin tersebut.
Dari kacamata bisnis politik, langkah ini bukan sekadar dukung-mendukung. Ini adalah sinyal kuat bahwa struktur akar rumput Golkar sedang melakukan konsolidasi serius untuk menjaga stabilitas sekaligus meningkatkan daya saing di pasar elektoral.
Salah satu perwakilan Ketua PK menyebut keputusan ini lahir dari komunikasi intens dan kesepahaman kolektif.
“Kami 24 PK solid. Ini bukan keputusan spontan, tapi hasil pembicaraan matang demi masa depan partai,” ujar salah satu Ketua PK yang enggan disebut namanya.
Figur Abdul Azis dinilai punya “paket lengkap”: pengalaman, kapasitas, dan rekam jejak organisasi yang dianggap mampu mengakselerasi performa Golkar di Karawang.
Harapannya, kepemimpinan baru nanti bisa memperkuat mesin partai dari level atas hingga basis bawah.
Tak cuma itu, dukungan ini juga dibaca sebagai strategi mempertegas arah kepemimpinan yang lebih inklusif dan adaptif—dua hal yang kini jadi “mata uang penting” dalam kompetisi politik modern.
Dengan mengusung tagline “Bergandengan Tangan, Bahu Membahu Demi Golkar Maju”, para Ketua PK ingin memastikan proses pemilihan Ketua DPD berjalan kondusif, minim gesekan, dan tetap fokus pada target utama: meningkatkan performa Golkar di pemilu mendatang. ****





