TITIKTEMU – Maut datang tanpa aba-aba di Jalan Lingkar Tanjungpura, Desa Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Jumat 5 Juni 2026 sore. Sebuah truk kontainer yang hendak masuk ke badan jalan mendadak terlibat insiden tragis setelah peti kemas yang diangkutnya nyangkut dahan pohon besar di pinggir jalan.
Benturan keras dari insiden itu lalu menumbangkan pohon raksasa dan menghantam bagian kabin truk. Akibatnya, sopir dan seorang penumpang perempuan yang berada di dalam kendaraan tewas di lokasi dengan kondisi mengenaskan.
Detik kemudian, lokasi dipenuhi warga dan pengguna jalan. Polisi pun datang ke lokasi melakukan evakuasi dan olah TKP.
“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, truk kontainer yang dikemudikan Engkus Kusnadi awalnya bergerak dari bahu jalan menuju badan jalan. Namun saat melaju, bagian atas peti kemas diduga mengenai dahan pohon yang menjulur ke area jalan,” ujar Kasi Humas Polres Karawang, IPDA Cep Wildan mewakili Kapolres, AKBP Fiki N. Ardiansyah.
Benturan itu, lanjut dia, memicu pohon roboh dan menghantam tepat bagian kabin kendaraan. “Pengemudi atas nama Engkus Kusnadi dan seorang penumpang perempuan yang identitasnya masih dalam proses pendataan meninggal dunia akibat kejadian tersebut,” lanjutnya, seraya menyebut, kedua korban dievakuasi ke RSUD Karawang.
Kecelakaan maut itu sempat membuat arus lalu lintas di sekitar Jalan Lingkar Tanjungpura tersendat. Petugas kepolisian bersama warga berjibaku mengevakuasi korban serta membersihkan batang pohon yang menutup sebagian ruas jalan.
Saat ini Satlantas Polres Karawang masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, barang bukti diamankan, dan rekaman CCTV di sekitar lokasi tengah ditelusuri.
Polisi juga mengingatkan pengemudi kendaraan bertonase besar agar lebih waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama saat melintas di jalur yang dipenuhi pepohonan dengan ruang bebas terbatas.
“Kami turut berduka cita atas peristiwa ini. Keselamatan berkendara harus menjadi prioritas utama. Kami akan mendalami seluruh faktor yang diduga menjadi penyebab kecelakaan,” tegas IPDA Cep Wildan.
Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap rangkaian pasti kejadian yang merenggut dua nyawa tersebut.***







