Polres Karawang Resmi Jadi Polresta, Dipimpin Perwira Berpangkat Kombes

TITIKTEMU – Kepolisian di Kabupaten Karawang resmi naik level. Setelah bertahun-tahun berstatus Polres, kini institusi tersebut resmi menyandang nama Polresta Karawang usai Mabes Polri menetapkan peningkatan status pada Kamis 25 Juni 2026.

Perubahan ini bukan sekadar ganti papan nama. Status baru tersebut menjadi sinyal bahwa Karawang kini dipandang sebagai wilayah dengan tingkat dinamika keamanan, aktivitas ekonomi, dan pertumbuhan penduduk yang semakin kompleks sehingga membutuhkan penguatan organisasi kepolisian.

Karawang sendiri dikenal sebagai salah satu jantung industri nasional. Ribuan perusahaan beroperasi di wilayah ini dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Kondisi tersebut membuat tantangan menjaga keamanan dan ketertiban terus berkembang dari waktu ke waktu.

Seiring naiknya status menjadi Polresta, struktur organisasi kepolisian juga ikut diperkuat. Salah satu perubahan paling mencolok adalah jabatan Kapolresta kini diisi oleh perwira menengah berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol).

Tongkat komando yang sebelumnya dipegang AKBP Fiki Novian Ardiansyah sebagai Kapolres terakhir Karawang kini resmi beralih kepada Kombes Pol Mario Prahatinto. Sebelum dipercaya memimpin Polresta Karawang, Mario bertugas sebagai Psikolog Kepolisian Madya TK III SSDM Polri.

Dengan pelantikan tersebut, Mario tercatat sebagai Kapolresta Karawang pertama dalam sejarah sejak satuan kepolisian di wilayah itu resmi naik tipe.

Bukan Cuma Karawang

Transformasi ini merupakan bagian dari kebijakan nasional Mabes Polri dalam memperkuat organisasi di daerah yang mengalami perkembangan pesat. Selain Karawang, tujuh Polres lainnya juga naik status menjadi Polresta, yakni Batang, Klaten, Tuban, Sumenep, Gowa, Banggai, dan Lombok Tengah.

Tak hanya itu, Polri juga membentuk empat Polres Tipe D baru di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, dan Banggai Laut. Sementara di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Polri turut membentuk satu Polresta baru.

Jawab Tantangan Wilayah yang Terus Berkembang

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan pembentukan maupun peningkatan status satuan kewilayahan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, penguatan struktur organisasi diperlukan agar kepolisian mampu mengikuti perkembangan wilayah sekaligus merespons tantangan keamanan yang semakin dinamis.

Selain meningkatkan efektivitas pelayanan publik, perubahan status ini juga diharapkan mempercepat penanganan gangguan kamtibmas, memperkuat penegakan hukum, serta mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.

Bagian dari Mutasi Besar Polri
Peningkatan status sejumlah Polres menjadi Polresta berlangsung bersamaan dengan mutasi besar-besaran di tubuh Polri yang melibatkan 1.121 perwira tinggi dan perwira menengah.

Dalam mutasi tersebut, sebanyak 190 jabatan Kapolres, Kapolresta, Kapolrestabes, dan Kapolmetro mengalami promosi maupun rotasi. Sementara 748 personel mendapatkan promosi atau perpindahan jabatan setara.

Polri menegaskan mutasi merupakan bagian dari penyegaran organisasi untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bagi Karawang, perubahan status menjadi Polresta bukan hanya simbol kenaikan kelas. Langkah ini menjadi modal baru bagi kepolisian untuk menghadapi tantangan keamanan di salah satu kawasan industri dan investasi terbesar di Indonesia, sekaligus menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, responsif, dan profesional bagi masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.