TITIKTEMU – Masa libur sekolah yang umumnya diisi dengan kegiatan bermain dimanfaatkan secara berbeda oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) Kelompok 38.
Melalui program “Pustaka Berdaya”, mereka menghadirkan kegiatan literasi yang bertujuan meningkatkan minat baca anak-anak di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta.
Program tersebut berlangsung selama 28 Juni hingga 17 Juli 2026 dan menyasar anak-anak usia Sekolah Dasar (SD). Kegiatan ini digelar sebagai upaya menjaga semangat belajar anak selama masa libur sekolah sekaligus memperkuat budaya literasi sejak dini.
Untuk menjangkau lebih banyak peserta, mahasiswa KKN melaksanakan kegiatan di empat dusun, yakni Dusun Cilanggohar, Dusun Cigadog, Dusun Cileutik, dan Dusun Pasanggrahan. Setelah masa liburan berakhir, pendampingan belajar tetap dilanjutkan di SDN 1 Pasanggrahan dan SDN 2 Pasanggrahan agar proses belajar anak-anak tetap berkesinambungan.
Salah satu anggota KKN Unsika Kelompok 38, Ikhsan, mengatakan program tersebut lahir dari keprihatinan terhadap menurunnya motivasi belajar anak-anak selama libur panjang.
“Kami melihat momen libur sekolah ini sebagai peluang untuk menghadirkan kegiatan yang bermanfaat. Melalui Pustaka Berdaya, kami mengemas pembelajaran literasi dengan cara yang menyenangkan, mulai dari kegiatan di madrasah setiap dusun hingga pendampingan saat sekolah kembali aktif di SDN 1 dan SDN 2 Pasanggrahan. Harapan kami, semangat membaca anak-anak dapat terus tumbuh,” ujar Ikhsan.
Berbagai metode pembelajaran interaktif diterapkan dalam program tersebut, seperti membaca buku bersama, mendongeng, permainan edukatif, hingga kuis literasi. Pendekatan tersebut membuat anak-anak antusias mengikuti setiap kegiatan.
Raisa (10), salah seorang peserta dari Dusun Cilanggohar, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut selama libur sekolah.
“Seru belajar bareng kakak-kakak KKN. Waktu liburan kami belajar di madrasah, lalu setelah masuk sekolah masih didampingi lagi. Jadi bisa baca buku cerita baru dan ikut kuis bersama teman-teman. Belajarnya tidak membosankan dan bikin saya makin suka membaca,” katanya.
Program ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Ketua RT 11 Dusun Cileutik, Aqif, menilai kehadiran mahasiswa KKN memberikan dampak positif bagi anak-anak maupun orang tua.
“Kami sangat terbantu dengan adanya program ini. Saat libur sekolah, anak-anak memiliki kegiatan yang bermanfaat. Bahkan setelah sekolah kembali aktif, pendampingan belajar tetap dilakukan. Kami berharap semangat literasi seperti ini dapat terus berlanjut meski masa KKN telah selesai,” ungkapnya.
Melalui program Pustaka Berdaya, mahasiswa KKN Unsika membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat mampu menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan sekaligus memperkuat budaya literasi di tingkat desa. Inisiatif tersebut menjadi contoh nyata bahwa kepedulian generasi muda dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di masyarakat.***





