Pilkades Digital Mulai Disiapkan, Sri Rahayu Minta Desa Tak Gagap Teknologi

TITIKTEMU – Persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026 di Kabupaten Karawang mulai dilakukan. Pemerintah desa, BPD, perangkat desa hingga masyarakat didorong memahami mekanisme Pilkades berbasis digital sejak dini.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat, Sri Rahayu, saat menggelar kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan desa di Aula Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala DPMD Karawang, H. Moh. Syaepuloh, unsur Kecamatan Banyusari, Jatisari, kepala desa, perangkat desa, BPD, LPM, kader Posyandu serta tokoh masyarakat.

Sri Rahayu mengatakan, perubahan dari sistem manual ke digital bukan sekadar mengganti kertas dengan telepon seluler. Kesiapan sumber daya manusia yang menjalankan proses Pilkades juga menjadi faktor penting.

“Yang dulu bawa-bawa kertas, sekarang hanya bawa HP,” kata Sri Rahayu.

Menurutnya, Pilkades digital memiliki keunggulan dari sisi efisiensi anggaran, kemudahan pelaksanaan hingga kecepatan dalam mengetahui hasil pemilihan.

Namun, ia meminta pemerintah desa tidak sekadar menjadi peserta sosialisasi, tetapi mampu memahami sistem sebelum menjelaskannya kepada masyarakat.

“Kalau sosialisasi tidak dihadiri oleh desanya, bagaimana kita mau mensosialisasikan?” ujarnya.

Sri Rahayu juga meminta panitia dan perangkat desa lebih adaptif terhadap teknologi.

“Para timnya harus lebih cerdas, harus lebih maju ke depan karena memang semuanya sistemnya secara online,” tegasnya.

Sri Rahayu berharap pengalaman Pilkades digital Karawang pada 2025 dapat menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan 2026.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.