Abdul Azis Calon Tunggal Ketua Golkar Karawang, Aklamasi Membayangi Musda XI

TITIKTEMU – Abdul Azis, SE., menjadi satu-satunya bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI. Hingga penutupan pendaftaran pada Sabtu (31/10/2026) pukul 16.05 WIB, tidak ada kandidat lain yang mendaftarkan diri.

Ketua Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Karawang, Timmy Nurjaman, mengatakan berkas pencalonan Abdul Azis masih akan diverifikasi oleh pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat pada Sabtu malam.

“Pendaftaran sudah ditutup. Abdul Azis calon tunggal di Musda besok,” kata Timmy saat dikonfirmasi, Sabtu sore, (31/10/26).

Menurutnya, jika berkas pencalonan dinyatakan memenuhi persyaratan, Abdul Azis berpeluang ditetapkan sebagai ketua melalui mekanisme aklamasi tanpa pemungutan suara.

Musda XI Golkar Karawang dijadwalkan dibuka langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin. Sejumlah tokoh juga dijadwalkan hadir, termasuk Bupati Karawang Aep Syaepuloh dan anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Puteri Anetta Komarudin.

Abdul Azis, yang akrab disapa Abi Azis, menyebut pencalonannya sebagai bentuk pengabdian kepada partai yang telah menjadi tempatnya berkiprah selama 20 tahun, sejak 2006.

Ia menegaskan, Musda seharusnya tidak dipandang sebagai ajang pertarungan antarkader, melainkan momentum untuk menyatukan kekuatan dan memperbaiki organisasi.

“Hari ini saya merasa terpanggil, bukan berarti saya lebih hebat dari bapak dan ibu semua. Andai Gusti Allah menakdirkan saya menjadi Ketua Golkar, maka kita melangkah bersama,” ujar Abi Azis saat menyerahkan berkas pencalonan.

Anggota DPRD Karawang tersebut juga menyoroti tantangan Golkar menghadapi Pemilu 2029. Ia berharap partai berlambang pohon beringin itu kembali meraih kejayaan melalui kerja bersama seluruh kader.

Menurutnya, pembenahan organisasi harus dilakukan hingga tingkat akar rumput agar kader memiliki kebanggaan menjadi bagian dari Golkar.

Abi Azis mengaku telah bersilaturahmi dengan 19 ketua Pengurus Kecamatan (PK), termasuk berdiskusi dengan para ketua Pengurus Desa (PD). Dari pertemuan tersebut, ia menyebut keinginan untuk mengembalikan kejayaan Golkar pada Pemilu 2029 menjadi salah satu aspirasi yang mengemuka.

Ia berkomitmen mempertahankan hal-hal baik dari kepemimpinan sebelumnya sekaligus memperbaiki kekurangan dalam tata kelola organisasi.

“Saya mencalonkan diri untuk menjawab bahwa saya ini kader. Saya murni tidak ada dorongan dari siapa pun. Hari ini saya akan mengabdikan diri untuk Partai Golkar,” tegasnya.

Dengan hanya satu bakal calon yang mendaftar, perhatian kini tertuju pada hasil verifikasi berkas dan keputusan Musda XI yang akan menentukan kepemimpinan Golkar Karawang ke depan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.