TITIKTEMU – Prediksi kemenangan Pilkada tidak hanya dilihat dari popularitas dan elektabilitas hasil lembaga survei. Melainkan juga bisa dilihat dari peranan para tokoh politik di dalamnya.
Khususnya di Kabupaten Karawang, senioritas politik memang sangat mempengaruhi faktor kemenangan perhelatan Pilkada.
Peran Dedi Mulyadi di Pilkada 2015
Menurut catatan Redaksi Titik Temu, di Pilkada Karawang 2015 lalu, pasangan Cellica-Jimmy yang diusung Partai Demorat, PKB, PAN, PPP dan PKS berhasil memenangkan perhelatan Pilkada dengan perolehan suara mencapai 50,65 persen dari total suara yang masuk.
Selain faktor popularitas Cellica sebagai calon petahana waktu itu, kemenangan Cellica-Jimmy juga disebut-sebut adanya peranan Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta yang konon katanya ‘Guru Politik” Cellica saat itu untuk Pilkada 2015.
Bahkan Dedi Mulyadi disebut-sebut sebagai senior politik yang saat itu ‘mengawinkan’ Cellica dengan Jimmy. Karena saat itu Cellica tidak bisa mendaftar ke KPU, karena tidak memiliki bakal calon wakil yang mumpuni untuk bertarung di pilkada.
Peran Saan Mustopa dan Dasim di Pilkada 2020
Pasangan Cellica – Aep juga menang telak di Pilkada Karawang 2020. Diusung Partai Demokrat, Partai Nasdem, PKS dan Partai Golkar, Cellica – Aep menang telak dengan perolehan 60,05 persen.
Sama halnya dengan kemenangan Cellica – Jimmy di Pilkada 2015, selain faktor popularitas, kemenangan Cellica – Aep juga disebut-sebut adanya faktor peranan ‘para dewa politik’ di Karawang.
Diantaranya seperti Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat Saan Mustopa, Dedi Mulyadi dan senior Golkar Karawang Dadang S Muchtar (Dasim). Lalu siapa saja para dewa politik yang akan berperan di Pilkada Karawang 2024?.
Dedi Mulyadi Diprediksi Turun Gunung Kembali
Sebagai salah seorang politisi yang memiliki kepentingan politik di Pilgub Jabar, Dedi Mulyadi yang sudah berpindah haluan dari Partai Golkar ke Partai Gerindra diprediksi masih akan kasak-kasuk melakukan intervensi politik di Pilkada Karawang 2024.
Siapapun yang akan mendapatkan rekomendasi dari Partai Gerindra, maka dia-lah yang akan didukung mati-matian oleh Dedi Mulyadi di Pilkada Karawang 2024. Untuk wilayah Karawang, Bekasi dan Purwakarta, Dedi Mulyadi masih disebut-sebut sebagai dewa politik. Pasalnya, pada Pileg 2024 kemarin suara pribadi Dedi Mulyadi tembus diangka 355.710 suara, sehingga menghantarkannya ke Senayan sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra.
Dadang S Muchtar Jagokan H. Acep Jamhuri
Mantan Bupati Karawang 2 periode ini juga diprediksi bakal terlibat langsung dalam perhelatan Pilkada Karawang 2024. Sejak mandataris Partai Golkar turun ke bakal calon bupati H. Acep Jamhuri (mantan Sekda Karawang), Dasim dikabarkan sudah mulai melakukan kampanye kepada setiap tamu yang datang ke kediamannya di Balong Center.
Dasim dikabarkan akan mati-matian memenangkan H. Acep Jamhuri di Pilkada 2024. Pasalnya, sejarah kesetiaan dan loyalitas H. Acep Jamhuri saat ia masih menjabat sebagai Bupati Karawang kabarnya sudah tidak diragukan lagi.
Cellica Nurrachadiana juga Turun Gunung di Pilkada 2024
Berdasarkan keterangan Ketua Bapilu DPC Partai Demokrat Karawang, Nurhadi saat diundang ke Podcast Titik Temu, Teh Cellica dapat dipastikan akan turun gunung kembali di Pilkada Karawang 2024.
Statusnya sebagai mantan Bupati Karawang 2 periode dan kini menjadi Anggota DPR RI dari Partai Demokrat, popularitas dan elektabilitas Teh Cellica dinilai masih sangat diperlukan untuk mensukseskan calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung Partai Demokrat. Dan sampai sejauh ini, Partai Demokrat Karawang hanya memberikan mandataris kepada H. Acep Jamhuri.
H. Ade Swara Setuju Gina Swara Nyalon di Pilkada
Ada lagi nama mantan Bupati Karawang, H. Ade Swara dan istrinya Bunda Nurlatifah yang hari ini ikut kasak-kusuk di Pilkada 2024. Kepentingannya tentu saja dalam rangka mensukseskan anaknya Gina Fadlia Swara di pilkada.
Sebagai beberapa bukti akan keterlibatannya di Pilkada 2024, H. Ade Swara terlihat nampak hadir di beberapa kegiatan diskusi politik hingga kembali intens turun ke masyarakat lewat kegiatan undangan-undangan ‘hajatan’.
Terlebih hari ini H. Ade Swara dan Bunda Nulatifah juga sudah lama kembali tinggal menetap di Karawang, bukan di Bandung lagi. H. Ade Swara dan Bunda Nurlatifah juga dikabarkan melakukan komunikasi intens dengan para kandidat maupun tim sukses di Pilkada Karawang 2024.
Tetapi ketika rekomendasi Partai Gerindra tidak jatuh ke tangan Gina Swara, apakah H. Ade Swara masih akan terlibat dalam perhelatan Pilkada Karawang 2024?. Isu politik inilah yang belum bisa dibaca publik.
Peluang Politik Kang Jimmy di Pilkada 2024
Nama H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) juga disebut-sebut sebagai salah satu dewa politik yang akan meramaikan Pilkada 2024.
Jauh-jauh hari, mantan wakil bupati Karawang ini sudah mendeklarasikan diri akan kesiapannya menjadi calon wakil bupati dari calon petahana H. Aep Saepulloh.
Statusnya sebagai kader Partai Gerindra, mantan Ketua DPC PKB Karawang ini juga disebut sebagai ‘hantu politik’ bagi pencalonan Gina Swara di Pilkada. Pasalnya, pada Pilkada Karawang 2020 lalu, Kang Jimmy mampu merebut rekomendasi Partai Gerindra untuk pencalonannya sebagai calon bupati berpasangan dengan Yusni Rinzani kala itu.
Apakah di Pilkada Karawang 2024 Kang Jimmy akan kembali mampu merebut rekomendari Partai Gerindra dari Gina Swara?. Jika dulu sebagai kader PKB saja bisa, kenapa sekarang sebagai kader Partai Gerindra tidak bisa!. Sekilas itulah obrolan warung kopi dari sosok Kang Jimmy di Pilkada 2024.
Yang pasti lagi-lagi bahwa politik ada teori segala kemungkinan. Siapa akan berpasangan dengan siapa di Pilkada 2024 nanti, siapa saja para dewa politik yang akan terlibat, kita simak saja konstalasi perhelatan politik selanjutnya seperti apa.***







