TITIKTEMU – Seorang pria warga Dusun Krajan A Rt/003/002 Desa Kertasari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang tewas dianiaya anak tirinya, pada Rabu, (7/8/2024), pukul 18.30 wib.
Korban berinisial R (60) terlibat pertengkaran hebat dengan anak tirinya berinisial U (38), hingga terduga pelaku memukul bapak tirinya memakai linggis.
Kapolsek Rengasdengklok, AKP Edi Karyadi mengungkapkan, peristiwa tersebut pada Rabu (7/8/2024) sekitar pukul 18.30 wib. Berawal dari korban dengan terlapor yang merupakan keluarga cekcok adu mulut (bertengkar).
“Setelah itu terduga pelaku melakukan penganiayaan. Kemudian memukul bagian kepala belakang korban dengan sebuah linggis yang di pegang pelaku,” kata Edi, pada Kamis (8/8/2024).
Lebih Lanjut, Edi menjelaskan setelah korban dipukul pelaku menggunakan linggis, kemudian korban jatuh tersungkur, lalu di bawa ke Rumah Sakit Hastien Rengasdenfklok.
Namun belum sempat mendapatkan perawatan medis dari pihak rumah sakit bahwa korban sudah dinyatakan meninggal dunia.
“Kami mendapat laporan dari masyarakat langsung lakukan cek tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, mencari barang bukti. Saat ini pelaku masih dalam pengejaran,” jelasnya.
Adapun terkait penyebab dari pertengkaran adu mulut yang terjadi diantara korban dengan pelaku, saat pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi-saksi yang berada di TKP. Sehingga untuk penyebab pertengkarannya belum bisa diungkap polisi.
Namun berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan oleh Tim Inafis Polres Karawang terhadap jasad korban, kematian korban ini diketahui akibat kepala bagian belakang korban mengalami pendarahan akibat hantaman benda tumpul yang dilakukan oleh pelaku hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Pelaku yang melihat korban jatuh tersungkur dengan kondisi tak sadarkan diri akibat hantaman benda tumpul (linggis) yang dilakukan olehnya itu, seketika pelaku langsung bergegas pergi melarikan diri dengan meninggalkan TKP.
Kini pelaku masih dalam proses perburuan anggota Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok yang turut dibantu juga oleh Tim Sanggabuana Polres Karawang.
“Hingga saat ini, anggota kami bersama Tim Sanggabuana Polres Karawang masih mencari keberadaan pelaku dan terus melakukan perburuan terhadap pelaku. Jadi mohon doanya juga dari seluruh masyarakat, agar secepatnya pelaku bisa berhasil ditangkap guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum,” tegasnya. (Aip)







