Empat Unit Rumah di Karawang Ludes Dilalap si Jago Merah

TITIKTEMU – Empat unit rumah warga yang berada di pemukiman padat penduduk, tepatnya di Kampung Sadamalun, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, ludes dilalap Si Jago Merah, Selasa (17/6/2025).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian diperkirakan tembus ratusan juta rupiah.

Menurut keterangan Lurah Nagasari, Roy Cristian Siregar, dugaan sementara peristiwa kebakaran itu terjadi akibat arus pendek listrik. Pasalnya, warga mengaku sedang tidak menyelakan kompor ketika api tiba-tiba muncul dan langsung membesar.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Semua penghuni rumah keluar untuk menyelamatkan diri masing-masing saat kejadian,” ucap Roy di lokasi kejadian, Selasa sore (17/6/2025).

Hanya saja, lanjutnya, empat rumah warga tidak bisa diselamatkan. Semuanya ludes jadi arang berikut barang-barang yang ada di dalamnya.

“Kejadiannya begitu cepat. Tak ada pemilik rumah yang mampu menyelamatkan barangnya, mereka spontan lari ke tempat aman,” kata Roy.

Sementara itu, salah seorang korban, Jurawiyah (61) menyebutkan, saat api mulai membesar dirinya sedang terlelap tidur siang. Dia baru mengetahui rumahnya terbakar ketika suaminya membangunkannya dari tempat tidur.

“Pas kejadian saya tidak lagi masak, tidak menyalakan api apa pun. Tiba-tiba api sudah melalap bagian atap,” tutur Jurawiyah sambil bercucuran air mata.

Disebutkan, dirinya kaget ketika saat suaminya berteriak-teriak sambil mengguncang tubuhnya. Hawa panas dari kobaran api di atas atap langsung menyerapnya.

“Saya terperanjat, langsung loncat dari tempat tidur tanpa menghiraukan keadaan sekitar. Saya baru sadar rumah saya ludes terbakar beberapa saat setelah berada di tempat terbuka,” katanya.

Salah seorang petugas pemadam kebakaran setempat, Haris menyebutkan, api mulai melalap bangunan rumah pukul 14.30 WIB.

Api awalnya sulit dikendalikan karena rumah yang terbakar sebagaian besar terbuat dari material kayu. Kobaran api semakin menggila karena hembusan angin siang itu cukup kencang. Jilatan lidah api dengan cepat merembet ke bangunan lain yang memang saling berhimpitan

Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dalam proses pemadaman api.

“Alhamdulillah tak butuh waktu lama kobaran api bisa dipadamkan,” katanya.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.