TITIKTEMU – Karawang lagi nggak main-main urusan perut anak sekolah. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, mengeluarkan seruan, “dapur nakal di program Sekolah Penggerak Pangan dan Gizi (SPPG), siap disikat”!
Rabu (1/4/2026), Aep bersama Bupati Purwakarta dan Deputi Badan Gizi Nasional, hadiri repat evaluasi program SPPG.
Bukan sekadar forum basa-basi, dalam kegiatan tersebut Aep langsung nembak ke inti: kualitas makanan dan cara masaknya. Ia juga membongkar habis-habisan performa dapur, dari proses masak sampai kandungan gizi yang masuk ke piring anak-anak.
Aep nggak menutup-nutupi. Dia bilang, banyak temuan penting yang bikin program ini harus naik level. Nggak boleh asal jadi.
“Masukannya banyak dan krusial. Ini jadi bahan evaluasi supaya program berjalan sesuai standar,” tegasnya.
Yang bikin merinding, Aep juga ngasih peringatan keras. Dapur yang coba-coba nakal atau melanggar SOP, bakal langsung disikat.
“Kalau ada dapur yang nggak patuh prosedur, akan kami laporkan. Ini bukan cuma soal kenyang, tapi kualitas gizi anak,” semprotnya tanpa kompromi.
Pemkab Karawang juga langsung pasang sistem pengawasan ketat. Rapat rutin dan laporan harian bakal digelar biar semua aktivitas dapur bisa dipantau setiap saat. Nggak ada lagi celah buat main-main.
Langkah ini nunjukin satu hal: SPPG bukan program ecek-ecek. Ini proyek serius buat nyiapin generasi masa depan yang sehat dan kuat.
“Ini bentuk nyata kehadiran negara untuk masa depan generasi kita,” tutup Aep.***





