TITIKTEMU – Karawang lagi-lagi digegerin aksi curanmor yang bikin para buruh auto was-was. Tapi tenang, kali ini polisi nggak tinggal diam. Satu pelaku berhasil diciduk, dan plot twist-nya bikin geleng-geleng: pelakunya ternyata mantan orang dalam!
Si pelaku berinisial N (34), warga Cilebar, Karawang. Doi dulu kerja di PT HM Sampoerna Tbk, tapi bukannya tobat cari kerjaan baru, malah balik ke “tempat kenangan” buat nggasak motor.
Tim Resmob Unit Jatanras Satreskrim Polres Karawang langsung gercep. Setelah serangkaian penyelidikan yang nggak kaleng-kaleng, akhirnya si pelaku dibekuk tanpa banyak gaya.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah lewat Kasi Humas Ipda Cep Wildan ngebenerin penangkapan ini. “Betul, pelaku sudah kami amankan. Dia mantan karyawan di lokasi kejadian,” kata Wildan, santai tapi tegas, Junat 10 April 2026.
Modus Lama, Gaya Baru: Mantan Ordal jadi Aktor Utama
Kasus ini ternyata bukan sekali doang. Ada dua aksi curanmor yang jadi “karya” si pelaku di area parkir perusahaan di kawasan KIIC, Telukjambe Timur.
Aksi pertama kejadian 11 Februari 2026. Korban bernama Sukartin, lagi nggak enak badan dan mau pulang cepet. Eh pas balik ke parkiran, motor Honda Beat biru miliknya udah lenyap kayak mantan ditikung teman. Rugi? Sekitar Rp20 juta!
Belum juga reda, sebulan kemudian kejadian lagi. Tanggal 13 Maret 2026, giliran Muamar yang kena apes. Motor Honda Beat hitamnya dibawa kabur saat dia lagi kerja. Kata sekuriti, motor itu keluar dibawa orang misterius. Kerugian ditaksir Rp16 juta.
Dua kejadian ini bikin kawasan industri jadi horor buat parkir motor. Karyawan mulai parno, parkiran serasa zona rawan.
CCTV Viral, Maling Langsung Ketar-Ketir
Nah, titik terang muncul dari rekaman CCTV yang sempat viral di medsos. Dari situ, polisi mulai ngerangkai puzzle dan akhirnya dapet identitas si pelaku.
“Dari CCTV itu kita kantongi ciri-ciri pelaku, lalu dilakukan pengejaran,” jelas Wildan.
Dan bener aja, Selasa 7 April 2026, pelarian si N berakhir. Dia ditangkap di Perumahan Bumi Karawang Baru. Nggak bisa ngeles, polisi juga nemuin barang bukti motor hasil curian, Honda Beat Deluxe biru.
Ketahuan Dalaman, Aksi makin Licin
Yang bikin miris, si pelaku ini jelas paham betul seluk-beluk parkiran. Namanya juga mantan karyawan, tahu celah keamanan, tahu waktu lengah. Jadi aksinya bisa dibilang “rapi tapi nekat”.
Sekarang, N harus mempertanggungjawabkan ulahnya. Dia dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya? Bisa mendekam sampai 7 tahun di balik jeruji.
Buat para pelaku lain yang masih doyan ngincer motor orang, mending mikir dua kali deh. Soalnya polisi sekarang lagi panas, dan CCTV nggak pernah tidur! ***







