TITIKTEMU — Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam proses pengangkatan kepala sekolah (kepsek) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang. Hal itu disampaikan saat pelantikan dan promosi jabatan kepala sekolah yang berlangsung di Plaza Pemda Karawang, Jumat 24 April 2026.
Dalam sambutannya, Aep menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama pemerintah daerah. Fokus tersebut mencakup peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik serta pembangunan infrastruktur sekolah secara bertahap.
“Peran guru sangat besar dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Saya bisa berada di posisi ini karena jasa guru,” ujar Aep.

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur pendidikan dilakukan dengan skala prioritas di sejumlah daerah pemilihan (dapil). Meski saat ini difokuskan di Dapil 2, pemerintah daerah memastikan wilayah lain tetap mendapatkan perhatian sesuai kebutuhan.
Selain itu, Aep mengingatkan para kepala sekolah yang baru dilantik untuk menjaga etika jabatan dan tidak melakukan penyimpangan, terutama dalam pengelolaan anggaran pendidikan seperti dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Pengelolaan dana BOS harus transparan dan sesuai aturan. Tidak boleh ada praktik yang merugikan guru maupun pihak lain,” tegasnya.
Aep juga memastikan bahwa proses pengangkatan kepala sekolah dilakukan tanpa praktik jual beli jabatan. Menurut dia, seluruh penunjukan dilakukan berdasarkan kompetensi dan kepercayaan.
“Tidak ada jabatan yang ditukar dengan sesuatu. Semua murni berdasarkan kemampuan,” tegas Aep. ***






