TITIKTEMU — Manuver politik ala startup mulai terasa di tubuh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Karawang. Jajaran pengurus DPD PSI Kabupaten Karawang melakukan kunjungan strategis ke kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Solo, Minggu 26 April 2026. Agenda ini bukan sekadar silaturahmi, tapi juga “mentoring session” untuk mengakselerasi pertumbuhan partai di level daerah.
Ketua DPD PSI Karawang, M. Ilham Kamil, menyebut pertemuan tersebut sarat insight. Jokowi, kata dia, mendorong PSI Karawang untuk memperluas basis dukungan dengan pendekatan inklusif, merangkul berbagai segmen masyarakat layaknya membangun ekosistem bisnis.
“Pesan beliau jelas, PSI harus jadi rumah besar. Artinya semua lapisan bisa masuk, merasa punya, dan tumbuh bareng,” ujar Ilham.
Tak hanya itu, Jokowi juga menekankan pentingnya fondasi organisasi yang solid. Dalam bahasa bisnis, ini ibarat memperkuat “core infrastructure” sebelum scaling up.
“Struktur harus rapi dan kuat supaya target bisa dicapai lebih cepat,” lanjut Ilham.
Menariknya, Jokowi juga membuka peluang untuk terlibat langsung di Karawang. Ia menyatakan siap hadir jika diundang dalam agenda-agenda strategis PSI ke depan.
Dari sisi internal, PSI Karawang tengah menggeber ekspansi struktur. Saat ini, kepengurusan sudah menjangkau 30 kecamatan dan 309 desa, bahkan mulai merambah ke level RW dan RT.
“Target kami, semua rampung Juli. Ini bagian dari memperkuat jaringan sekaligus meningkatkan engagement politik,” jelas Ilham.
Momentum berikutnya adalah Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang akan menjadi panggung konsolidasi besar. Harapannya, Jokowi bisa hadir sebagai booster moral sekaligus magnet elektoral.
Sementara itu, Ketua Bapilu PSI Karawang, Jhody Setiawan, menegaskan kesiapan partainya memasuki fase “go-to-market” politik menjelang pemilu.
“Mesin politik siap dipanaskan. Target kami jelas: satu daerah pemilihan, satu kursi dewan,” tegasnya.
Dengan strategi ekspansi struktur, penguatan basis massa, dan dukungan figur nasional, PSI Karawang tampak sedang memainkan model pertumbuhan agresif.






