KADIN Karawang Tancap Gas, Gandeng Kejari Perkuat Iklim Investasi

TITIKTEMU — Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Karawang langsung tancap gas usai membentuk kepengurusan baru. Mereka menyambangi Kejaksaan Negeri Karawang untuk memperkuat barisan, bukan sekadar silaturahmi, tapi menyusun strategi menjaga iklim usaha tetap sehat dan aman.

Audiensi yang digelar pukul 10.00 WIB itu menjadi panggung perkenalan resmi kepengurusan anyar hasil Mukab ke-8, yang sebelumnya digelar di Hotel Mercure Karawang pada 14 April 2026.

Ketua KADIN Karawang, Rafiudin Firdaus, tak basa-basi. Ia menegaskan pertemuan ini bukan seremonial, melainkan langkah konkret membangun koneksi kuat antara pelaku usaha dan aparat penegak hukum.

“Ini strategis. Dunia usaha butuh kepastian, dan itu hanya bisa jalan kalau ada sinergi kuat dengan penegak hukum,” tegasnya.

Di sisi lain, Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Dedy Irwan Virantama, memberi sinyal jelas: hukum dan bisnis harus berjalan beriringan, bukan saling menunggu, apalagi berbenturan.

“Kalau ingin investasi tumbuh, kepastian hukum itu wajib. Dunia usaha dan penegakan hukum harus sejalan,” ujar Dedy lugas.

Ia juga menegaskan komitmen Kejari untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Tujuannya satu: memastikan pelaku usaha dan investor bisa bergerak aman, tanpa melanggar aturan.

Sejumlah pengurus KADIN Karawang turut hadir dalam pertemuan ini, mulai dari Asep Irawan Syafei, Seno Budhi Ariyanto, Puji, Muslim Hafidz hingga Muhammad Fauzi.

Langkah ini jadi sinyal kuat: KADIN Karawang tak ingin jalan sendiri. Mereka memilih merapat ke penegak hukum untuk memastikan mesin ekonomi daerah tetap ngebut, tapi tetap di jalur yang benar.

Jika komunikasi ini konsisten, Karawang bukan cuma jadi kawasan industri strategis nasional di atas kertas, tapi benar-benar jadi magnet investasi yang solid dan berkelanjutan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.