TITIKTEMU – Semangat dan optimisme mewarnai peresmian sekaligus pembukaan Sekolah Sepak Bola (SSB) Bintang Pratama di Desa Kalihurip, Kabupaten Karawang. Kehadiran SSB ini menjadi bukti nyata komitmen Kepala Desa Kalihurip, Jajang Herman atau yang akrab disapa JAHE, dalam mendukung pengembangan potensi dan masa depan generasi muda di wilayahnya.
Acara peresmian dihadiri oleh unsur masyarakat, tokoh desa, para orang tua, serta puluhan anak yang akan menjadi bagian dari pembinaan sepak bola di SSB Bintang Pratama. Antusiasme warga terlihat begitu tinggi karena kehadiran sekolah sepak bola ini dinilai menjadi ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat sekaligus membentuk karakter.
SSB Bintang Pratama tidak hanya difokuskan pada pembinaan kemampuan teknik bermain sepak bola, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter yang menanamkan nilai disiplin, sportivitas, kerja keras, serta semangat pantang menyerah kepada para peserta didik.
Menariknya, berdirinya SSB Bintang Pratama merupakan gagasan langsung dari Kepala Desa Jajang Herman. Sebagai pendiri sekaligus penanggung jawab program, ia ingin menghadirkan wadah pembinaan olahraga yang dapat diakses oleh anak-anak Desa Kalihurip sebagai bekal untuk meraih prestasi di masa depan.
Komitmen tersebut tidak berhenti pada dukungan moral semata. JAHE turut mengalokasikan dana pribadi dan menggandeng sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Desa Kalihurip melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) guna mendukung pengembangan fasilitas dan operasional SSB Bintang Pratama.
Langkah ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun sumber daya manusia. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, kehadiran SSB Bintang Pratama diharapkan mampu menjadi benteng positif sekaligus sarana pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, JAHE menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik seperti jalan, saluran air, atau bangunan publik. Menurutnya, investasi terpenting adalah investasi pada kualitas manusia, khususnya anak-anak yang akan menjadi generasi penerus pembangunan.
“Saya ingin anak-anak Kalihurip memiliki tempat untuk berkembang, bermimpi, dan meraih prestasi. Mudah-mudahan dari lapangan ini akan lahir pemain-pemain hebat yang membanggakan orang tua, desa, dan daerahnya,” ujar JAHE.
Peresmian SSB Bintang Pratama menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya membangun masa depan Desa Kalihurip. Sebab, keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari pembangunan yang tampak hari ini, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan peluang, harapan, dan ruang tumbuh bagi generasi mendatang.
Dari lapangan hijau yang sederhana inilah, mimpi-mimpi besar anak-anak Kalihurip mulai dirajut. Dengan pembinaan yang terarah dan dukungan semua pihak, bukan tidak mungkin lahir talenta-talenta sepak bola yang mampu mengharumkan nama desa, Kabupaten Karawang, hingga level yang lebih tinggi di masa depan.***







