TITIKTEMU – Euforia Piala Dunia 2026 ternyata tak hanya memanaskan suasana di depan layar raksasa. Di Karawang, agenda nonton bareng (nobar) yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang justru menjadi “mesin uang” bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Selama 19 hari penyelenggaraan nobar di Lapang Karangpawitan I, Kecamatan Karawang Barat, para pelaku UMKM yang mengikuti bazar berhasil membukukan omzet fantastis mencapai Rp1.199.906.430. Angka itu menjadi bukti bahwa sebuah event hiburan mampu menghadirkan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.
Capaian tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, saat memimpin apel pagi di lingkungan Pemkab Karawang, Senin (20/7/2026).
Menurut Asep Aang, suksesnya nobar Piala Dunia tidak hanya diukur dari tingginya antusiasme masyarakat, tetapi juga dari geliat ekonomi yang dirasakan para pelaku UMKM.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif serta dukungan penuh para ASN Karawang. Bupati sangat konsen terhadap sektor UMKM, dan terbukti kegiatan ini mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” ujarnya.
Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah, ASN, dan masyarakat menjadi kunci lahirnya dampak ekonomi yang signifikan dari penyelenggaraan event tersebut. Meski begitu, Sekda mengingatkan agar semangat menyaksikan final Piala Dunia tidak membuat aparatur pemerintah mengendurkan disiplin kerja.
“Apel pagi adalah bentuk tanggung jawab. Euforia nonton bareng final Piala Dunia semalam sama sekali tidak boleh dijadikan alasan untuk melalaikan kewajiban hari ini,” tegasnya.
Memasuki Triwulan III tahun anggaran 2026, Asep Aang juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak lebih cepat dalam menjalankan program kerja. Ia menegaskan, percepatan pelaksanaan kegiatan penting dilakukan agar tidak terjadi penumpukan serapan anggaran menjelang akhir tahun.
Saat ini, lanjutnya, realisasi pendapatan Kabupaten Karawang baru berada di kisaran 48 persen. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta meningkatkan kinerja agar target pendapatan daerah dapat tercapai sesuai rencana.
Dengan capaian omzet hampir Rp1,2 miliar, nobar Piala Dunia 2026 di Karawang menunjukkan bahwa sebuah pesta olahraga global tak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga mampu menjadi panggung bagi UMKM untuk meningkatkan pendapatan dan menggerakkan ekonomi lokal.***





