Karawang Genjot Program Rumah Layak Huni, 2.441 Unit Jadi Target 2026

TITIKTEMU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menargetkan pembangunan sebanyak 2.441 unit rumah layak huni (Rulahu) sepanjang tahun 2026. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya warga berpenghasilan rendah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Karawang, Asep Hazar, mengatakan target pembangunan rumah layak huni disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah karena seluruh pembiayaan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang.

“Program pembangunan rumah layak huni ini memiliki dampak besar bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Asep di Karawang, Kamis (23/07/26).

Menurutnya, kepemilikan rumah yang layak dapat membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat. Dengan demikian, pendapatan yang dimiliki dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan lain, seperti biaya pendidikan, pemenuhan gizi keluarga, hingga kebutuhan dasar lainnya.

Selain itu, rumah yang sehat dan layak huni juga dinilai mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat serta memberikan kenyamanan bagi penghuninya. Karena itu, Pemkab Karawang terus melanjutkan program perbaikan rumah layak huni setiap tahunnya.

Asep menjelaskan, masyarakat yang ingin mengajukan bantuan rumah layak huni harus memenuhi sejumlah persyaratan, salah satunya memiliki tanah beserta rumah yang akan diperbaiki.

“Bantuan ini bukan diperuntukkan bagi pemilik tanah kosong,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa proses pengajuan bantuan kini dilakukan secara daring melalui aplikasi yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang.

Berdasarkan data Dinas PRKP Kabupaten Karawang, program bantuan rumah layak huni pada tahun 2026 menargetkan sebanyak 2.441 unit dengan alokasi anggaran sekitar Rp46,9 juta per unit.

Program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan permukiman yang sehat dan layak.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.