TITIKTEMU – Anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Hj. Cellica Nurrachadiana, dipercaya menjadi salah satu dewan juri dalam grand final lomba pidato “AHY Muda” yang digelar DPC Partai Demokrat Kabupaten Karawang, Minggu (9/8/2026).
Berada di meja juri, Cellica menyaksikan langsung penampilan sembilan pelajar yang berhasil lolos ke babak final. Satu per satu peserta tampil menyampaikan pidato dengan membawa isu yang telah ditentukan, mulai dari pendidikan, ekonomi kerakyatan, penegakan hukum hingga keadilan.
Menurut Cellica, kemampuan berbicara di depan publik merupakan salah satu modal penting bagi generasi muda. Tidak hanya soal keberanian tampil, peserta juga dituntut mampu memahami persoalan dan mengemas gagasannya agar dapat diterima oleh masyarakat.
“Anak-anak muda ini harus diberikan ruang untuk berani tampil, berani menyampaikan pendapat dan berani menyampaikan gagasan. Karena ke depan, mereka yang akan menjadi penerus bangsa,” ujar Cellica.
Ia menilai lomba pidato seperti “AHY Muda” memiliki nilai positif karena peserta tidak sekadar berkompetisi, tetapi juga belajar memahami berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
Menurutnya, kemampuan menyampaikan gagasan harus dibarengi dengan penguasaan materi. Seorang pembicara, kata Cellica, tidak cukup hanya memiliki keberanian berbicara, tetapi juga harus mampu mempertanggungjawabkan isi yang disampaikan.
“Yang paling penting bukan hanya berani bicara, tetapi bagaimana mereka memahami apa yang dibicarakan. Ketika berbicara tentang pendidikan, ekonomi, hukum maupun keadilan, tentu harus punya pemahaman dan gagasan yang jelas,” katanya.
Dalam penilaiannya sebagai juri, Cellica bersama dewan juri lainnya melihat sejumlah aspek dari penampilan peserta, termasuk penguasaan materi, cara penyampaian, artikulasi, keberanian, serta kemampuan peserta membangun komunikasi dengan audiens.
Cellica juga mengapresiasi para peserta yang dinilainya telah menunjukkan keberanian untuk tampil di hadapan publik. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal penting bagi mereka, terlepas dari hasil akhir perlombaan.
“Menang atau kalah itu bagian dari proses. Yang penting mereka sudah berani naik ke panggung, berani menyampaikan gagasan dan mendapatkan pengalaman. Itu akan menjadi bekal yang sangat berharga,” ujarnya.
Grand final lomba “AHY Muda” berlangsung di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Karawang dan diikuti sembilan peserta dari sejumlah sekolah tingkat menengah atas di Karawang maupun luar Karawang.
Kompetisi tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Para peserta sebelumnya telah melewati proses seleksi sebelum akhirnya masuk ke babak grand final.
Tak berhenti di tingkat Kabupaten Karawang, peserta yang berhasil menjadi juara nantinya akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kompetisi di tingkat nasional. Para juara dari berbagai daerah akan kembali diseleksi oleh DPP Partai Demokrat.
Bagi Cellica, kesempatan tersebut menjadi momentum penting bagi peserta untuk terus mengembangkan kemampuan.
Ia berharap lomba “AHY Muda” tidak hanya menghasilkan pemenang, tetapi juga melahirkan generasi muda yang memiliki keberanian berbicara, mampu berpikir kritis, serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan di sekitarnya.
Selain Cellica Nurrachadiana, kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPC Partai Demokrat Karawang Pendi Anwar, jajaran pengurus DPC, anggota DPRD Karawang, serta pengurus PAC Partai Demokrat se-Kabupaten Karawang.***





