393 Warga Desil 1 Disiapkan Masuk Dunia Kerja, Pemkab Karawang Buka Jalan Pengentasan Kemiskinan

TITIKTEMU — Pemerintah Kabupaten Karawang mulai membuka akses kerja bagi masyarakat yang berada dalam kelompok ekonomi paling rentan. Sebanyak 393 calon tenaga kerja kategori desil 1 mengikuti pengarahan sekaligus proses pengecekan dalam kegiatan yang digelar di Aula Husni Hamid, Rabu (2/9/2026).

Program tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-393 Kabupaten Karawang. Tak hanya menjadi agenda seremonial, momentum hari jadi tahun ini diarahkan untuk menghadirkan program yang dapat memberikan dampak langsung terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Bupati Karawang,Aep Syaepuloh, mengatakan upaya tersebut tidak dapat dilakukan pemerintah seorang diri. Menurutnya, kolaborasi antara aparatur sipil negara, Forkopimda dan berbagai unsur lainnya menjadi kunci dalam menjalankan program pembangunan daerah.

Aep pun mengapresiasi seluruh pihak yang selama ini ikut berkontribusi dalam mendorong kemajuan Kabupaten Karawang.

“Kita ini bukan superman, tapi superteam. Kalau bekerja bersama-sama, semuanya akan selesai,” kata Aep.

Ia menjelaskan, konsep peringatan Hari Jadi Karawang dalam beberapa tahun terakhir terus diarahkan agar menghasilkan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat.

Pada Hari Jadi ke-391, Pemkab Karawang menggelar kolaborasi pembentukan peta Karawang dari tumpeng. Setahun berikutnya, masyarakat mendapat rangkaian Bazar UMKM selama 14 hari. Sedangkan pada usia ke-393, pemerintah memilih memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja.

Untuk itu, Pemkab Karawang menghadirkan job fair online dengan lebih dari 2.000 peluang pekerjaan, sekaligus program rekrutmen khusus yang diperuntukkan bagi 393 warga dari kelompok desil 1 hingga 3 tanpa dipungut biaya.

Menurut Aep, kesempatan tersebut merupakan pintu awal bagi para peserta untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga. Namun, peluang yang diberikan pemerintah harus dibarengi dengan kesiapan dan kesungguhan dari masing-masing calon pekerja.

Ia meminta para peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah tersedia dan memiliki tekad untuk meningkatkan kualitas diri.

“Saya berharap adik-adik ini berkomitmen untuk berubah menjadi lebih baik, karena keberhasilan berada di tangan adik-adik sendiri,” ujarnya.

Pemkab Karawang berharap program tersebut tidak berhenti pada proses rekrutmen, tetapi dapat menjadi salah satu upaya nyata untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan di Kabupaten Karawang.

Melalui pembukaan akses kerja tersebut, masyarakat dari kelompok ekonomi terbawah diharapkan memiliki kesempatan untuk memperoleh pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan secara bertahap keluar dari jerat kemiskinan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.