TITIKTEMU – Sebanyak 287 prajurit Batalyon Infanteri 305/Tengkorak diberangkatkan untuk menjalankan tugas negara dalam misi perdamaian dunia di Afrika Tengah.
Keberangkatan para prajurit tersebut dilepas langsung oleh Bupati Karawang Aep Syaepuloh dalam kegiatan yang berlangsung di lingkungan Yonif 305/Tengkorak, Karawang, Rabu.
Para personel terpilih tersebut nantinya bergabung dalam misi BGC TNI Konga XXXIX-H/Monusco. Mereka akan menjalankan sejumlah tugas berkaitan dengan pengamanan wilayah serta perlindungan terhadap masyarakat sipil yang terdampak ancaman konflik.
Bagi Indonesia, keterlibatan prajurit TNI dalam misi tersebut menjadi bagian dari kontribusi dalam menjaga perdamaian dan keamanan dunia.
Dalam kesempatan tersebut, Aep menyampaikan dukungannya kepada seluruh prajurit yang mendapat kepercayaan menjalankan tugas di luar negeri. Ia meminta mereka menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab sekaligus menjaga citra Indonesia dan TNI selama berada di daerah penugasan.
“Ini adalah tugas negara. Jaga nama baik Indonesia, jaga nama baik TNI, dan yang paling penting kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat dan selamat,” ujar Aep.
Selain agenda pelepasan pasukan, kegiatan tersebut juga diisi dengan peresmian sebuah gereja baru yang berada di kompleks Yonif 305/Tengkorak.
Gereja berkapasitas sekitar 30 hingga 40 jemaat itu menjadi fasilitas ibadah pertama yang dibangun di lingkungan satuan tersebut. Penggunaannya tidak hanya diperuntukkan bagi prajurit dan keluarga besar Yonif 305, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tempat ibadah sekaligus menjadi sarana yang mempererat interaksi antara keluarga besar TNI dengan warga di sekitar lingkungan satuan.
Aep berharap gereja baru itu dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat bagi prajurit, keluarga besar Yonif 305/Tengkorak, serta masyarakat sekitar.






