TITIKTEMU – Drama panas di dunia pendidikan Karawang memasuki babak baru. Aksi misterius menempelkan pamflet bertuliskan “Dunia Pendidikan Karawang dalam Pantauan #TeamGabut” di berbagai titik strategis memicu kehebohan.
Setelah pertama kali ditemukan di area Kantor Pemkab Karawang pada Sabtu 15 Februari 2025 pagi, pamflet serupa muncul kembali di gerbang Kantor Disdikpora Karawang pada malam harinya.
Meski belum jelas siapa dalang di balik aksi ini, kehadiran pamflet tersebut menjadi simbol dukungan nyata untuk influencer Bro Ron atau Ronald Sinaga, yang saat ini tengah berseteru dengan PGRI Karawang.
Dukungan kepada Bro Ron tak hanya datang dari pamflet jalanan. Akun media sosial @ssc_politik juga terang-terangan membela Bro Ron dan membeberkan berbagai dugaan penyimpangan di dunia pendidikan Karawang, termasuk menyeret nama Ketua PGRI.
Unggahan ini memantik diskusi panas di jagat maya yang kini menjalar ke dunia nyata.
Kisruh bermula dari konten investigasi Bro Ron terkait dugaan penyimpangan Program Indonesia Pintar (PIP) di SMPN 1 Kutawaluya, Karawang.
Dalam investigasi yang kemudian diunggah ke media sosial itu, sikap Bro Ron dianggap barbar, bahkan kelewatan. PGRI Karawang kemudian membawa perkara ini ke ranah hukum, bahkan mengancam akan mengerahkan 39.000 guru dalam aksi massa di Kantor Pemda Karawang.
Kuasa hukum PGRI Karawang, Dr. Eigen Justisi, menegaskan langkah tegas organisasi tersebut.
“Kami akan menempuh jalur hukum dan mengerahkan seluruh elemen guru di Karawang untuk menyuarakan sikap kami,” ujarnya pada Kamis 13 Februari 2025.
Sehari kemudian, Jumat 14 Februari 202t, laporan resmi terhadap Bro Ron dilayangkan ke Polres Karawang, menandai eskalasi konflik yang kini tak hanya jadi tontonan, tapi juga perbincangan serius publik Karawang. ***







