Bupati Aep Gas Perbaikan Rumah Korban Banjir Karawang, PRKP: 25 Unit Darurat Segera Realisasi

TITIKTEMU – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh langsung tancap gas menangani dampak sosial pascabanjir dan cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Karawang beberapa pekan terakhir. Fokus utama penanganan diarahkan pada percepatan perbaikan rumah warga yang rusak akibat terjangan bencana.

“Penanganan rumah warga yang rusak harus segera dilakukan karena menyangkut keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat,” tegas Bupati Aep, Selasa 27 Januari 2026.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Karawang bergerak cepat melakukan pendataan, survei teknis, hingga memulai proses perbaikan rumah warga terdampak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PRKP Karawang, Asep Hazar, memastikan seluruh tahapan dilakukan secara cepat, terukur, dan tepat sasaran. Penanganan diprioritaskan untuk rumah warga dengan kategori rusak berat dan kondisi darurat.

“Pak Bupati menginstruksikan kami untuk segera memperbaiki rumah warga yang rusak akibat banjir dan cuaca ekstrem. Kami upayakan agar masyarakat tidak terlalu lama kehilangan tempat tinggal dan bisa segera kembali menempati rumahnya,” ujar Asep.

Berdasarkan pendataan sementara, sekitar 25 unit rumah masuk kategori darurat dan harus segera ditangani. Wilayah yang paling terdampak berada di Kecamatan Tirtajaya. Di kecamatan tersebut, sedikitnya lima rumah dilaporkan roboh akibat terjangan banjir.

Asep menegaskan, proses pembangunan dan perbaikan rumah kini sudah mulai berjalan di lapangan. Tim teknis telah diterjunkan untuk memastikan pengerjaan berlangsung sesuai standar keamanan dan kelayakan hunian.

“Kami sudah mulai melakukan tindakan di lapangan agar masyarakat bisa segera kembali menempati rumahnya,” katanya.
Dinas PRKP juga memprioritaskan pembangunan rumah di wilayah dan zona rawan bencana.

Pemerintah daerah menargetkan rumah-rumah yang terdampak bisa kembali dihuni sebelum memasuki bulan Ramadhan.

“Target kami sebelum puasa, atau paling lambat sebelum Lebaran, masyarakat sudah bisa kembali ke rumahnya. Untuk kondisi darurat saat ini, 22 unit rumah yang sudah dilaporkan akan segera kami selesaikan,” pungkas Asep.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.