TITIKTEMU – Euforia final Piala Dunia 2026 dipastikan membakar semangat warga Karawang. Dini hari nanti, Senin 20 Juli 2026, ribuan pencinta sepak bola diperkirakan memadati Lapang Karangpawitan untuk mengikuti nonton bareng (nobar) laga puncak yang paling ditunggu.
Lonjakan pengunjung tentu berdampak pada kepadatan kendaraan, terutama di kawasan Jalan Ahmad Yani dan akses menuju Lapang Karangpawitan. Untuk memastikan acara berlangsung aman dan nyaman, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang menerjunkan puluhan personel ke lokasi.
Kepala Dishub Karawang, Muhana, mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar 60 personel operasional (Dalops) yang akan disebar di sejumlah titik strategis selama kegiatan nobar berlangsung.
“Tugas utama kami mengatur arus lalu lintas, menata parkir kendaraan, sekaligus mengantisipasi praktik parkir liar dan pungutan liar (pungli) parkir,” kata Muhana, Minggu 19 Juli 2026 malam.
Selain mengurai potensi kemacetan, petugas juga akan mengawasi area parkir agar kendaraan pengunjung tertata rapi dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama euforia final Piala Dunia berlangsung.
Dishub juga mengimbau masyarakat yang datang ke lokasi nobar agar mematuhi arahan petugas, menggunakan area parkir resmi, serta tidak memberikan uang kepada oknum yang melakukan pungutan parkir di luar ketentuan.
Dengan pengamanan lalu lintas yang disiapkan, pemerintah berharap kemeriahan nobar final Piala Dunia 2026 di Karawang tetap berlangsung tertib, aman, dan menjadi momen kebersamaan tanpa mengganggu aktivitas pengguna jalan lainnya.





