TITIKTEMU – Kabar baik bagi warga Karawang dan sekitarnya. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang kini menghadirkan layanan penanganan batu ginjal tanpa operasi. Terobosan medis ini dinilai lebih aman, minim risiko, dan nyaman bagi pasien.
Informasi tersebut disampaikan Spesialis Urologi RSUD Karawang, dr. Ahmad Rizki Herda, melalui unggahan di akun Instagram resmi rumah sakit.
dr. Ahmad Rizki mengungkapkan, batu ginjal kerap ditandai dengan nyeri di area pinggang hingga rasa perih saat buang air kecil. Batu terbentuk dari endapan mineral dan garam yang mengeras di ginjal atau saluran kemih.
“Ketika batu mulai bergerak, nyerinya bisa sangat hebat dan berisiko menimbulkan komplikasi jika tidak segera ditangani,” ujar dr. Ahmad Rizki.
Ia menjelaskan, batu ginjal bisa dipicu oleh sejumlah faktor, mulai dari kurang minum air putih, konsumsi garam dan gula berlebihan, hingga kebiasaan menahan buang air kecil.
Masyarakat pun diimbau untuk memperbanyak minum air, membatasi asupan makanan tertentu yang tinggi kalsium, serta menghindari kebiasaan menunda buang air kecil sebagai langkah pencegahan.
Sebagai solusi, RSUD Karawang menyediakan metode ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy). Prosedur ini menggunakan gelombang kejut untuk memecah batu ginjal menjadi serpihan kecil agar dapat keluar secara alami bersama urine.
“ESWL dilakukan tanpa sayatan dan tanpa rawat inap. Pasien bisa langsung pulang pada hari yang sama,” jelasnya.
Teknologi ini memanfaatkan gelombang kejut piezoelektrik yang dipadukan dengan pencitraan radiografi, sehingga pemecahan batu ginjal lebih akurat dan nyaman bagi pasien.
Melalui layanan ini, RSUD Karawang mendorong masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan kesehatan ginjal serta menerapkan pola hidup sehat guna mencegah terbentuknya batu ginjal sejak dini.***







