Rakernas LSM Laskar NKRI Resmi Dibuka, Ketum: Organisasi Harus Makin Besar dan Bergigi!

TITIKTEMU – LSM Laskar NKRI menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Ballroom Swiss-Belinn Karawang, Minggu 1 Februari 2026. Agenda nasional ini dibuka langsung Ketua Umum DPP LSM Laskar NKRI, H. ME. Suparno, dan dihadiri perwakilan pengurus dari seluruh Indonesia.

Rakernas ini menjadi ajang konsolidasi besar-besaran organisasi. Di hadapan ratusan peserta, Suparno yang akrab disapa Uwak Parno menekankan pentingnya soliditas internal sebagai kunci kekuatan lembaga.

“Kalau kita bersatu, keberadaan kita makin kokoh. Dengan kebersamaan, organisasi ini akan terus membesar,” tegas Uwak Parno.

Menurutnya, Rakernas merupakan forum strategis untuk menyatukan langkah nasional, menyusun program kerja, sekaligus menentukan arah kebijakan organisasi ke depan.

“Tujuan besar kita adalah menjadikan Laskar NKRI semakin solid, profesional, dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar jalannya Rakernas tetap mengedepankan prinsip demokrasi organisasi serta berpedoman pada AD/ART.

“Perbedaan pendapat itu wajar. Tapi harus jadi energi untuk melahirkan keputusan konstruktif, bukan sumber perpecahan. Kita di sini satu tujuan: membesarkan organisasi,” tandasnya.

Uwak Parno menutup sambutannya dengan doa agar Rakernas berjalan lancar dan membawa kemaslahatan bagi organisasi.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Karawang, Mahpudin M.Si, yang hadir mewakili Bupati Karawang, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Rakernas Laskar NKRI.

Mahpudin menyebut Pemerintah Kabupaten Karawang bangga terhadap kemandirian organisasi kemasyarakatan, khususnya Laskar NKRI yang memiliki basis massa besar.

“Ini potensi besar bagi pembangunan daerah. Bupati sangat mengapresiasi dan berharap Laskar NKRI bisa menjadi contoh positif bagi LSM lainnya,” ujarnya.

Berdasarkan data Kesbangpol, terdapat 478 organisasi yang tercatat di Karawang, baik berbasis keagamaan, kepemudaan, maupun LSM. Keberadaan organisasi tersebut, kata Mahpudin, semestinya membawa dampak positif sesuai Undang-undang Organisasi Kemasyarakatan.

Ia menegaskan, banyaknya LSM tidak boleh dipandang sebagai ancaman. Justru diharapkan bisa meringankan tugas pemerintah daerah.

“Fungsi LSM adalah mengadvokasi, memfasilitasi, dan membantu menyelesaikan persoalan masyarakat,” jelasnya.

Mahpudin juga mengapresiasi aksi-aksi sosial Laskar NKRI saat bencana banjir dan longsor di sepanjang aliran Sungai Citarum, Cibeet, hingga Cilamaya.

“Kepedulian dan empati terhadap warga ini adalah kegiatan positif yang sangat kami hargai,” tuturnya.

Menurutnya, LSM memiliki fungsi strategis mulai dari advokasi, pemberdayaan masyarakat, pelayanan sosial, hingga pengawasan pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Karawang, lanjut Mahpudin, akan terus mendorong keberadaan LSM agar berkembang. Namun ia mengakui dukungan anggaran belum maksimal karena kebijakan efisiensi fiskal pemerintah pusat hingga daerah.

“Kami berharap, seiring membaiknya ekonomi nasional, sinergi antara pemerintah dan LSM bisa semakin kuat,” katanya.

Rakernas Laskar NKRI mengusung tema “Membangun Bangsa dengan Menyiapkan Sumber Daya Manusia yang Kreatif di Bidang Ekonomi, Advokatif di Bidang Hukum, serta Partisipatif di Bidang Politik dan Pemerintahan.”

Sebagai tanda resmi dibukanya Rakernas, Ketua Umum DPP LSM Laskar NKRI H. ME. Suparno memukul gong, didampingi Sekretaris Jenderal Drs. H. Nana Taruna S MM, jajaran pengurus, serta tamu undangan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.